Pengembangan Pendidikan Agama Berbasis Budaya Sekolah dalam Mengatasi Problematika Pendidikan Agama

Miftakul Khoiri

Abstract


Religious education plays an important role in carrying out development in particular in shaping and printing young people who are moral and quality. Religious education serves to make people who believe in obedience to the commands and prohibitions of their religion and apply to everyday life. But what happens in the world of education today does not say so, the classic problems that occur to date are still not resolved properly and continue to be a continuing problem. Such as the problem of using time allocation that is too narrow which is used in the learning process, namely the religious learning elementary school is only 3 hours face to face and junior high school, high school / vocational school is only 2 hours face to face and every hour is 45 minutes not 60 minutes, of course this is very poor considering the purpose religious education is so great for the development and development of the nation. Not to mention if in one school there are various religions. The development of religious education by applying school culture that applies the principles of development through learning activities, giving values and parameters for achieving this school can be an alternative solution regarding the existing problems.


Keywords


Development Of Religious Education, School Culture, Educational Problems

Full Text:

PDF

References


Agus Maimun, Abdul Muksti Basir, & Hasanudin. (2003). Profil Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Umum Tingkat Dasar. Jakarta: Departemen Agama RI Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam Direktorat Madrasah Dan Pendidikan Umum Proyek Pemberdayaan Kelembagaan Dan Ketatalaksanaan Pada Madrasah Dan PAI Pada Sekolah Umum Tingkat Dasar.

Al-Munawar, S. A. H. (2003). Aktualisasi Nilai-nilai Qur’an Dalam Sistem Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Press.

Aminullah, M.. (2010). Pengembangan Pendidikan Buadaya Dan Karakter Bangsa Pedoman Sekolah. Yogyakarta: DIP PTA IAIN Sunan Kalijaga.

Baharuddin, H. (2016). Pembaruan Pendidikan Islam Azyumardi Azra: Melacak Latar Belakang Argumentasinya. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Vol. 16, No. 2, 196–204.

Daulay, Haidar Putra. (2007). Sejarah Pertumbuhan dan Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Prenada Media.

Fitri, Agus Zaenul. (2012). Pendidikan Karakter berbasis Nilai dan Etika di Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Fauzan. (2007). Dilema Baru Pendidikan Islam Pasca Otonomi Daerah. Mimbar Jurnal Agama Dan Budaya, Vol. 24 No. 4.

ICW: Setiap Tahun Rata-Rata 350 PNS Diduga Terlibat Korupsi | Kabar24. (n.d.). (Online) Retrieved from: https://kabar24.bisnis.com/read/20190220/16/891299/icw-setiap-tahun-rata-rata-350-pns-diduga-terlibat-korupsi. Diakses 23 November 2019,

Khuzaimah, K. (2017). Paradigma Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah (Analisis berbagai Kritik terhadap PAI). Jurnal Kependidikan, Vol. 5, No. 1, 105–118.

Kompasiana.com. (n.d.). 63 Persen Remaja Di Indonesia Melakukan Seks Pra Nikah. Retrieved, from: https://www.kompasiana. com/rumahbelajar_persada/63-persen-remaja-di-indonesia-melakukan-seks-pra-nikah_54f91d77a33311fc078b45f4. Diakses 24 November 2019

KPAI: Tawuran Pelajar 2018 Lebih Tinggi Dibanding Tahun Lalu - Metro Tempo.co. (n.d.). (Online) Retrieved from: https://metro.tempo.co/ read/1125876/kpai-tawuran-pelajar-2018-lebih-tinggi-dibanding-tahun-lalu. Diakses 28 November 2019

Latip, A. E. (2016). Pembelajaran Berbasis Karakter Di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 28, No. 1, 40-58.

Mestika, Zed. (2004). Metode Penulisan Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Bogor Indonesia.

Muhaimin. (2006). Nuansa Baru Pendidikan Islam Mengurai Benang Kusut Dunia Pendidikan. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

_____ (2009). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Nasution, Harun. (1995). Islam Rasional Gagasan dan Pemikiran. Bandung: Mizan.

Nasution, S.. (1995). Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Purwanto, Ngalim. (1998). Ilmu Pendidikan Teoritis Dan Praktis. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Rahim, Husni. (2001). Kendali Mutu Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Departemen Agama RI Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam.

Rusman. (2009). Manajemen Kurikulum. Jakarta: Rajawali Pers.

Siregar, Fitri Rayani. (2017). Nilai-Nilai Budaya Sekolah dalam Pembinaan Aktivitas Keagamaan Siswa SD IT Bunayya Padangsidimpuan. Jurnal Kajian Gender dan Anak Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Vol. 1 No. 1, 1-11.

Soedijarto. (1986). Menuju Pendidikan Nasional yang Relevan dan Bermutu. Jakarta: Balai Pustaka.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, Nana Syaodih (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Tafsir, Ahmad. (2008). Metodologi Pengajaran agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

UU No.20 Thn 2003 - Sistem Pendidikan Nasional. (n.d.). Retrieved from http://hukum.unsrat.ac.id/uu/uu_20_03.htm. Diakses 22 November 2019,

Wiyani, Novan Ardy. (2013). Desain Pembelajaran Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.




DOI: https://doi.org/10.32528/tarlim.v3i1.2869

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Tarlim: Islamic religious education journal, published by muhammadiyah university of Jember. Jl. Karimata No. 49 Jember 68121 Jawa Timur Indonesia Kotak Pos 104 Telp. 0331-336728 Fax. 0331-337957 Email : jurnaltarlim.pai@unmuhjember.ac.id ISSN : 2615-7225 (Print) and 2621-847X: (Online)
 
INDEX Jurnal :
Google ScholarMorarefCrossrefPortal Garuda RistekdiktiPKP INDEX, AKREDITASI SINTA 5Dimensions
 
 
View My Stats