Kajian Stabilitas dan Piping pada Bendung Boreng di Kabupaten Lumajang

Mariska Amalia Faisandra, Nanang Saiful Rizal, Arief Alihudien

Abstract


Bendung merupakan infrastruktur penting dalam pengelolaan sumber daya air, khususnya untuk irigasi. Stabilitas struktur menjadi aspek krusial pada tahap perencanaan dan evaluasi, karena terkait keselamatan konstruksi dan keberlanjutan fungsi. Bendung Boreng di Kabupaten Lumajang memerlukan evaluasi stabilitas akibat perubahan dimensi konstruksi yang terjadi karena keterbatasan anggaran. Penelitian ini bertujuan mengkaji keamanan struktur melalui metode eksperimen dan survei dengan analisis kualitatif serta kuantitatif. Pemeriksaan dilakukan terhadap stabilitas guling, geser, daya dukung tanah, dan risiko erosi bawah tanah (piping) menggunakan perhitungan manual, metode Bligh, dan metode Lane. Hasil perhitungan menunjukkan faktor keamanan guling sebesar 5,817 (normal gempa) dan 3,438 (banjir gempa); geser 1,793 dan 1,181; daya dukung tanah 9,270 dan 9,110. Analisis piping metode Bligh menghasilkan panjang rayapan 59,540,  metode Lane memberikan creep lane 5,757 (air normal) dan 8,793 (air banjir). Hasil solusi analisis piping metode bligh diperoleh panjang rayapan 63,540, metode lane diperoleh creep lane 6,008 (air normal) dan 9,117 (air banjir). Bendung dinyatakan aman terhadap guling, geser, dan daya dukung tanah, namun belum sepenuhnya aman terhadap piping. Solusi yang direkomendasikan adalah penambahan apron 4 meter di sisi hulu untuk memperpanjang lintasan rembesan dan meningkatkan keamanan piping.

Kata Kunci: Bendung Boreng; Lumajang; Piping; Stabilitas Struktur.

 


Full Text:

PDF

References


Alviano, H. G., Asmaranto, R., & Hendrawan, A. P. (2024). Analisa Stabilitas Bendung Penggung Kecamatan Wonosegoro Stability Analysis of Penggung Weir Wonosegoro District Boyolali Regency. 04(01), 1129–1139.

Darojad, H. M. (2024). Analisis stabilitas tubuh bendung pada pembangkit listrik tenaga mini hidro sumber jaya lampung barat.

Firmansyah, M. Y., & Purwahono, F. P. (2023). Analisa Stabilitas Bendung (Studi Kasus: Bendungan Pacal Kabupaten Bojonegoro). Jurnal Sains Dan Teknologi, 2(1), 109–123. https://doi.org/10.58169/saintek.v2i1.140

Iskandar, R. (2023). Analisis Stabilitas Bendung Serdang Menggunakan Sap2000. UNIVERSITAS MEDAN AREA.

Jamir, M., Hidayat, T. Al, Mahmuddin, M., & ... (2023). Evaluasi kinerja Bendung Bettu Kabupaten Bulukumba. Jurnal Teknik Sipil …, 30–36. https://jurnal.ft.umi.ac.id/index.php/jtsm/article/view/676

Kementerian PU. (2013). KP02-BangunanUtama.

Laputty, A., Nara, O. D., & Titaley, H. D. (2025). Analisa Kinerja Bendung Wae Leman Desa Wae Tina Kecamatan Wae Lata Kabupaten Buru. Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(1), 719–726.

Ma, W., Zhang, G., Yang, Y., Wang, P., Zhao, Y., & Lin, Q. (2022). The Piping Failure Mechanism of a Loess Dam: The 2021 Dam Break of the Yang Village Reservoir in China. Frontiers in Earth Science, 10(June), 1–10. https://doi.org/10.3389/feart.2022.892179

Mariano Jinotra, B., Mundra, I. W., & Aziz, S. (2021). Desain Ulang Bendung Untuk Peningkatan Debit Air Irigasi Desa Nangka Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai. Sondir, 5(2), 31–39. https://doi.org/10.36040/sondir.v5i2.4198

Nainggolan, U. S. O. (2023). STUDI PERBANDINGAN STABILITAS TUBUH BENDUNG DENGAN MATERIAL INTI GEOMEMBRANE MENGGUNAKAN APLIKASI GEOSTUDIO.

Nisa, A. R., Asmaranto, R., & Prasetyorini, L. (2023). Studi Evaluasi Stabilitas Bendung dan Perencanaan Rehabilitasi Bendung Margopadang di Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 3(1), 503–515. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.43

Pinandito, G., & Harsanto, P. (2021). Analisis Stabilitas Bendung Kamijoro. 1(1), 33–42.

Rachmanto, D. H., Robbi, R., Alam, R., & Indriyani, D. (2024). Analisis Spasial Risiko Banjir Bandang dengan Simulasi Keruntuhan Bendungan (Dam Break) pada Bendungan Randugunting. Jurnal Teknik Sipil, 5(1), 30–44.

Ramadan, M., Jia, J., Zhao, L., Li, X., & Wu, Y. (2024). Comprehensive Safety Analysis of Ultimate Bearing Capacity Considering Hydraulic Fracture for Guxian High RCC Gravity Dam. Water (Switzerland), 16(13). https://doi.org/10.3390/w16131912

Rizal, N. S. (2019). Irigasi & Bangunan Air (Issue December 2020).

Simanjuntak, J. O., Zai, E. O., & Zega, T. (2025). BENDUNG PLTM PARMONANGAN I. 4(2), 37–52.

Sitinjak, R. R. (2023). ANALISIS STABILITAS BENDUNG SAAT KONDISI NORMAL DAN BANJIR PADA PROYEK PEMBANGUNAN BENDUNG SEI PADANG D.I. BAJAYU TEBING TINGGI SUMATERA UTARA.

Suherlan, H. (2021). Kajian Kerusakan Dan Keruntuhan Tubuh Bendung Akibat Pengaruh Banjir (Studi Kasus : Bendung Cipamingkis Kab. Bogor). Techno-Socio Ekonomika, 14(2), 113–125. https://doi.org/10.32897/techno.2021.14.2.760

Supriyanto, S. (2022). ANALISA DAYA DUKUNG TANAH BERDASAR DATA : SONDIR, NSPT dan LABORATORIUM ( Studi Kasus di BTN Hamzy Makassar ). Jurnal KaLIBRASI : Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri, 5(1), 105–114. https://doi.org/10.37721/kalibrasi.v5i1.975

Udin, U., Khamid, A., Taufiq, M., Denny Apriliano, D., & Imron. (2021). Optimasi Debit Air Saluran Irigasi pada Bendung Sungapan Kecamatan Pemalang Studi Kasus Saluran Induk Simangu 844,74 Ha. Infratech Building Journal (IJB), 2(1), 42–48.

Waluyo, T. C. (2025). Perancangan Ulang Bendung Badran di Kabupaten Temanggung Provinsi Jawa Tengah.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.