FENOMENOLOGY PRAKTIK AKUNTABILITAS MASJID AL MUNAWAROH DALAM PERSPEKTIF SHARI’AH ENTERPRISE THEORY

Dania Puspitasari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik akuntanbilitas dan selanjutnya menganalisa praktik akuntabilitas tersebut dengan shariah Enterprise Theory.Metodology penelitian yang digunakan adalah pendekatan fenomenology. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana transparansi dan akuntabilitas dalam hal pengelolaan keuangan masjid yang dijalankan oleh para pengurus masjid. Data penelitian ini diperoleh dari wawancara langsung dengan beberapa informan yang berhubungan langsung dengan obyek penelitian yakni masjid Al Munawaroh . Hasil dari penelitian ini adalah laporan keuangan masjid al Munawaroh masih tergolong sederhana. Hal ini sebagai wujud pertanggungjawaban atau akuntabilitas serta transparansi dari keuangan masjid yang sebenarnya berbasis kepercayaan antar pengurus dan masyarakat. Kiai dibantu takmir masjid mengelola keuangan masjid. Sehingga bisa terus berbenah melayani jamaah sholat dan kegiatan keagaaman masyarakat. Analisa shari’ah enterrprise theory pada akuntabiilitas masjid Al Munawaroh mendapat pemahaman bahwa pada aspek Habbluminallah, kegiatan masjid merupakan wujud dari nilai pengabdian (keimanan); Nilai keikhlasan dan nilai ihsan (kesadaran Transendental). Pada aspek Habbluminannas terwujud nilai Amanah, nilai gotong royong nilai pendidikan, nilai ekonomi dan nilai dakwah.

References


Al-Quran dan Terjemahannya.

Al-Munkaribi, Abdulrahim. 2012. Akuntabilitas dan Transparansi sebagai Modal untuk Mengurangi Patologi Organisasi Birokrasi. (Online). http://abdurrahimalmunkaribi.blogspot.com, diakses tanggal 20 maret 2016).

Harahap, Sofyan Syafri. 2011. Teori Akuntansi. Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2008. Standar Akuntansi Keuangan Per X September 2007. Jakarta: Salemba Empat

Kurniasari, Wiwin. 2009. Transparansi Pengelolaan Masjid dengan Laporan Keuangan Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi. PSAK45.(Onlme). (diakses tanggal 20 maret 2016).

Randa, Fransiskus. 2011. Rekonstruksi Konsep Akuntabilitas Organisasi Gereja (Stud Etnografi Kritis Inkultruratif pada Gereja Katolik di Tana Toraja). SNA 14. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.

Silvia, Janet dan Ansar, Muhammad. 2011. Akuntabilitas Dalam Perspektif Gereja Protestan ( Studi Fenomenologis Pada Gereja Protestan Indonesia Donggala. Jemaat Manunggal Palu), SNA 14. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.

Sutaryo., Sutopo, Bambang, Setiawan, Doddy. 2010. Nilai Relevan Informasi Laporan Keuangan terkait Financial Distreess Pemerintah. Daerah - SNA 13. Purwokerto: Universitas Jenderal Soedirman.

Triyuwono, Iwan dan Roekhuddin.2000. Konsistensi Praktik Sistem Pengendalian Intern dan Akuntabilitas pada lazis (studu kasus di lazis x jakarta). Jurnal Riset Akuntansi Indonesia vol.3 no.2

Triyuwono. Iwan . 2002. Kearifan local: Internalisasi “Sang Lain” Dalam Dekonstruksi pengukuran kinerja manajemen. Disampaikan dalam acara seminar regional sehari oleh fakultas ekoomi universitas brawijaya. Malang.

Mardiasmo.2002. Akuntansi Sector Public.Yogyakarta: penerbit Andi

Widyaningsih, Aristanti., Triantoro, Alvian dan Wiyantoro, Lili Sugeng. 2011. Hubungan Efektifitas Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Dan Pengendalian Intern Dengan Kualitas Akuntabilitas Keuangan: Kualitas Informasi Laporan Keuangan Sebagai Variabel Intervening. SNA 14. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.

Wiranto, Tatag. 2009. Akuntabilitas dan Transparansi dalam Pelayanan Publik . Skripsi.

_________STAIN Salatiga. 2011. Pengelolaan Keuangan Takmir Masjid . (Online), makmurkanlah masjidmu. (http:// takmir-alhijrah. blogspot.com diakses tanggal 20 maret 2016)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.