Peran Petugas Kesehatan dalam Optimalisasi Nutrisi Ibu Hamil dan Monitoring Kesejahteraan Janin Melalui Model Edukasi Maternal-Neonatal (EMN) Berbasis Family Cultural

Diyan Indriyani, Sri Wahyuni

Abstract


Latar Belakang dan Tujuan: Kehamilan merupakan peristiwa penting yang sangat ditunggu dalam keluarga. Keluarga sebagai pendukung utama pada ibu hamil, juga tidak terlepas dari budaya yang diyakininya. Petugas kesehatan memiliki peran dalam membantu ibu hamil dan keluarga agar adaptif dengan budaya yang dimiliki terutama dalam memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, termasuk perilaku ibu dalam monitoring kesejahteraan janin selama di rumah. Penelitian ini memiliki tujuan meningkatkan peran petugas kesehatan dalam optimalisasi nutrisi ibu hamil dan monitoring kesejahteraan janin melalui model Edukasi Maternal-Neonatal (EMN) berbasis family culturalMetode: Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperiment dengan sampel ibu hamil di RS Kalisat dan Wilayah Puskesmas Sumbersari Jember sebanyak 100 responden yang diambil secara purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner dan skala likert. Hasil: Rerata peran petugas kesehatan dalam aplikasi Model EMN terhadap optimalisasi nutrisi ibu hamil pada pre test yaitu 60,51 dan hasil post test 78,30 sedangkan dalam monitoring kesejahteraan janin di rumah rerata peran petugas kesehatan pada pre test yaitu 61,50 dan nilai post test 75,65. Peran petugas kesehatan dalam optimalisasi nutrisi ibu hamil menggunakan analisis T-test didapatkan p-value sebesar 0,01 dan terhadap optimalisasi kemampuan ibu hamil dalam monitoring kesejahteraan janin di rumah  didapatkan p value 0,03. Simpulan dan Implikasi: Model EMN berbasis family cultural efektif terhadap peran petugas kesehatan dalam optimalisasi nutrisi ibu hamil dan monitoring kesejahteraan janin. Dengan demikian model ini dapat digunakan oleh petugas kesehatan sebagai upaya preventif terhadap kematian ibu maupun janin.


Keywords


Angka kematian ibu; Budaya keluarga; Edukasi pada ibu hamil; Kesejahteraan janin; Nutrisi ibu hamil

Full Text:

PDF

References


Anggraini, S.D., (2019). Dinkes Jatim: Semoga Tahun 2019 Angka Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir Menurun. https://www.timesindonesia.co.id/ Diakses 20 Juni 2020.

Baffour, T.D & Chonody, J.M. (2012). Do empowerment strategies facilitate knowledge and behavioral change?The impact of family health advocacyon health outcomes. Social Work in Public Health, 27:507–519. DOI: 10.1080/19371918.2010.494991

Dinkes Kabupaten Jember, (2018). Survei Data Kesehatan AKI dan AKB di Kabupaten Jember. Dinkes Kab. Jember.

Fadlillah, N.G., (2019). Pernyataan Kebijakan Maternal Health. CIMSA. Empowering Medical Student Improving Nation’s Health. https://cimsa.or.id/. Diakses 27 Juni 2020

Handayani, L. (2013). Peran Petugas Kesehatan Dan Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Besi. Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan. Vol.7, No.2, September 2013, pp. 55 ~ 112 ISSN: 1978-0575

Hanifah, L., (2009). Hubungan status gizi ibu hamil dengan berat badan lahir (studi kasus di RB Pokasi).https://digilib.uns.ac.id

Higginbottom, G.M, Safipour. J, Mumtaz. Z, Chiu. Y, Paton. P & Pillay, J. (2013). “I have to do what I believe”: Sudanese women’s beliefs and resistance to hegemonic practices at home and during experiences of maternity care in Canada. BMC Pregnancy and Childbirth. 13:51

Indriyani, D. (2013). Keperawatan Maternitas Pada area Perawatan Antenatal. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Indriyani, D., dan Asmuji. (2014). Upaya Promotif dan Preventif dalam menurunkan AKI dan AKB. Yogyakarta: Arruz Media.

Indriyani, D.Asmuji dan Wahyuni, S. (2016). Edukasi Postnatal dengan Pendekatan Family Centered Maternity Care (FCMC). Yogyakarta: Trans Medika

Jansen, L. (2010). The effect of maternal social support and religious commitment on prenatal health behaviors among Mexican-American women in North Central Texas. A Dissertation. UMI Number: 3446381

Kemenkes, (2016). Menkes Sampaikan Agenda SDGs Dalam Rakerkesnas 2016.http://www.depkes.go.id

Metgud C.S, Naik V.A & Mallapur M.D. (2012). Effect of maternal nutrition on birth weight of newborn-A community based study. The Journal of Family Welfare. Vol. 58, No.2

Mundorf, C.A,Wilson, M.J, Shankar. A, Wickliffe, J.K, &Lichtveld, M.Y. (2017). Cultural influences on the management of environmental health risks among low-income pregnant women. Health, Risk & Society. Vol. 19, Nos. 7–8, 369–386, https://doi.org/10.1080/13698575.2017.1398819

Rejeki, S. (2012). Herbal dan Kesehatan Reproduksi Perempuan (Suatu Pendekatan Transkultural dalam Praktik Keperawatan Maternitas). Jurnal.unimus.ac.id. diakses 27 Juni 2020.

Retni., Margawati, A dan Widjanarko, B. (2016). Pengaruh Status Gizi & Asupan Gizi Ibu Terhadap Berat Bayi Lahir Rendah Pada Kehamilan Usia Remaja . Jurnal Gizi Indonesia. ISSN : 1858-4942. Vol. 5, No. 1, Desember 2016 : 14-19.

Susiana, S. (2019). Angka Kematian Ibu: Faktor Penyebab Dan Upaya Penanganannya. Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI. Vol. XI, No.24/II/Puslit/Desember/2019.

Syamiyah, N dan Helda. (2018). Dukungan Tenaga Kesehatan Dalam Meningkatkan Pemberian ASI Eksklusif Ibu di Posyandu Wilayah Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Vol. 2, No. 1, April 2018

Varghese, R.P. (2009). Welfare consequences of coresiding with the mother-in-law in patriachal joint families for women and children: Evidence from India and Bangladesh. A Dissertation. ProQuest Dissertations & Theses Global: The Humanities and Social Sciences Collection. UMI Number: 3362317




DOI: https://doi.org/10.32528/ijhs.v12i1.4852

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.

View My Stats