GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA SURABAYA

Muhamad Khafid, Nur Ainiyah, Siti Maimunah

Abstract


Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan agama yang berkembang di masyarakat, serta mempunyai peranan penting dalam mengembangkan sumber daya manusia. Pengembangan sumber daya manusia tidak lepas dari peran pemimpin dan pengelola serta santri di pondok pesantren. Seluruh penghuni pondok pesantren diharapkan kompeten dalam aspek pembangunan moral, spiritual dengan intelektual yang bernuansa agamis, juga menjadi motor penggerak, motivator dan inovator dalam pembangunan kesehatan, termasuk teladan dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. Pondok Pesantren Nurul Huda Sencaki Surabaya merupakan salah satu pondok pesantren yang belum optimal dalam melaksanakan PHBS sehingga muncul beberapa masalah kesehatan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan yang bermaksud untuk memahami fenomena yang dialami oleh subyek penelitian. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa lebih dari dari separoh santri belum melaksanakan Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu 54,7%. Tingkat pengetahuan tentang PHBS masih rendah yaitu 59.4%. Santri mempunyai sikap  terhadap PHBS sebesar 75%, dan kurangnya peran guru terhadap PHBS sebesar 56.3%.


Keywords


Perilaku, PHBS, pondok pesantren

Full Text:

PDF

References


Adliyani, Z. O. N. (2015). Pengaruh perilaku individu terhadap hidup sehat. Jurnal Majority, 4(7), 109-114.

Afiyah, A. (2017). Sistem Pendidikan Tauhid di Pondok Pesantren Darul Muttaqin, Desa Bukateja, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal Tahun Ajaran 2016/2017 (Doctoral dissertation, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan).

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2017). Profil Kesehatan Provinsi Jatim Tahun 2017.

Efendi, F., & Makhfudli, M. (2010). Keperawatan kesehatan komunitas. Jakarta; EGC

Heimberg, R. G., & Becker, R. E. (2002). Cognitive-behavioral group therapy for social phobia: Basic mechanisms and clinical strategies. Guilford Press.

Ikhwanudin, A. (2013). Perilaku Kesehatan Santri:(Studi Deskriptif Perilaku Pemeliharaan Kesehatan, Pencarian dan Penggunaan Sistem Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan Lingkungan Di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah, Surabaya). Jurnal Sosial dan Politik, 2(2), 3.

Jamaluddin, M. (2012). Metamorfosis Pesantren Di Era Globalisasi. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 20(1), 127-139.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Profil Kesehatan Indonesia 2014. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.

Lina, H. P. (2017). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Siswa di SDN 42 Korong Gadang Kecamatan Kuranji Padang. Jurnal Promkes, 4(1), 92-103.

Maulana, H, D. (2009). Promosi kesehatan. Jakarta; EGC

Notoatmodjo, S. (2007). Kesehatan masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Rorimpandey, H. M., Rattu, A. J. M., & Tumuraang, M. N. (2015). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Di SMP Negeri 2 Tompaso. Tumou Tou, 1(2).




DOI: https://doi.org/10.32528/ijhs.v11i2.2960

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View My Stats