POTRET NILAI BUDAYA PENGEMBANGAN DESA BURNO SEBAGAI EDUWISATA BERBASIS AGRONURSING

Anggia Astuti, Suhari Suhari, Arista Maisyaroh, Musviro Musviro, Eko Prasetya

Abstract


Perubahan trend wisata di kalangan masyarakat secara luas tidak hanya menjadi hiburan tetapi bagaimana membuat mereka menjadi teredukasi dan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Pilihan desa wisata menjadi pelopor untuk perubahan gaya hidup sehat, dengan ditunjang potensi alam, iklim dan kesederhanaan hidup yang jauh dari stress menyebabkan desa wisata menjadi pilihan. Namun untuk membentuk eduwisata yang sehat, refererensi masih sangat terbatas. Tujuan penelitian untuk memotret nilai budaya sebagai eduwisata berbasis agronursing sebagai pengembangan model wisata yang sehat. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis konten induktif dengan metode Focus Grups Discussion (FGD) menggunakan pertanyaan semistruktur yang melibatkan 2 kelompok, masing-masing terdiri dari 7 dan 8 orang dengan latar belakang petani pisang, kopi, sapi, kambing, budidaya holtikulra dan industri kecil olahan hasil pertanian di Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan analisis tematik berdasarkan pendekatan Krueger, R. and Casey, M. Penelitian menghasilkan tiga tema yaitu kebanggaan menjadi petani, melestarikan budaya dan mempertahankan nilai-nilai kebaikan dalam bekerja. Pengembangan  potensi desa menjadi eduwisata memiliki nilai-nilai budaya yang harus terpenuhi yaitu  tidak membuat perubahan dalam kehidupan masyarakat desa,  masyarakat tidak keluar dari rutinitas keseharian mereka dan menonjolkan kearifan lokal yang menjadi potensi besar yang bisa dikembangkan.

Keywords


nilai budaya, eduwisata desa, agronursing

Full Text:

PDF

References


Astuti, N. B. (2016). Sikap Petani Terhadap Profesi Petani: Upaya Untuk Memahami Petani Melalui Pendekatan Psikologi Sosial (Kasus Petani Dikecamatan Pauh, Kota Padang). Agrisep Vol 16 No. 1 Maret 2016, Hal:59-66 I 59

Dessein, J and Nevens, F (2007).‘I’m Sad To Be Glad’. An Analysis of Farmers’ Pride in Flanders UK Sociologia Ruralis, Vol 47, Number 3, July 2007. ISSN 0038–0199

Emanuela Maria, A., & Monica Paula, R. (2014). Healthy tourism - a real need in today’s challenging society. Journal of Medicine and Life, 7(Spec Issue), 38.

Indreswari, R. K. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Industri Kreatif Untuk Ekonomi Berdikari Di Desa Rintisan Wisata Pojok Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo. Proceeding SNK-PPM , 132-135.

Krueger, R. and Casey, M. (2009) Focus Groups: A Practical Guide for Applied Research.Sage Publications, Thousand Oaks, CA.

Maisyaroh, A (2019) Buku Ajar Agronursing.Bondowoso: CV KHD Production

Perdana, A.S.(2013)Optimalisasi Etos Kerja Petani Sedulur Sikep sebagai Upaya Penanggulangan Krisis Pangan OptimizationofFarmersWorkEthosSedulurSikep asPreventiveEffortofFoodCrisis.Jurnal PKS Vol 12 No3 September 2013, hal 215-224

Siti Mujanah, T. R. (2016). Strategi Pengembangan Desa Wisata Di Kawasan Hinterland Gunung Bromo Jawa Timur. Untag Surabaya , 33-52.

Speziale,& Carpenter. (2007). Qualitative Research in Nursing: Advancing, the humanistic Inperative (3 ed.). Philapdhelpia: Lippincott Williams & Wilkins.

Syah, F. (2017). Strategi Mengembangkan Desa Wisata. 355-341.

Utomo,Joko Slamet.2017. Strategi Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.Neo-Bis.Volume 11 Nomor 2 Desember 2017

Winasis, A. D. (2016). Efektivitas Program Pengembangan Desa Wisata Melalui Kelembagaan Dalam Peningkatan Sumber Daya Alam (SDA). JISIP : Jurnal Sosial dan Ilmu Politik , 12-16.




DOI: https://doi.org/10.32528/ijhs.v11i2.2953

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View My Stats