Pemanfaatan Limbah Tahu Untuk Bahan Baku Kerupuk Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat

Deni Arifianto, Qurrota Ayun, Retno Murwanti

Abstract


Banyak pengrajin tahu yang membuang limbah atau ampas tahu begitu saja sehingga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan sekitar. Salah satu upaya dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan memanfaatkan limbah tahu sebagai aneka olahan pangan yang bernilai jual tinggi. Melihat sifat ampas tahu yang memiliki kandungan gizi seperti protein, lemak dan karbohidrat yang tinggi serta murah dan mudah didapat sehingga berpotensi diolah menjadi produk pangan yang bergizi tinggi. Keterampilan membuat aneka olahan pangan dari ampas tahu dapat dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Mitra kegiatan PKM ini adalah Komunitas Basmallah di Desa Wonosari Kecamatan Puger Kab. Jember. Komunitas Basmallah merupakan perkumpulan ibu-ibu rumah tangga (PKK) yang terdiri dari 15 orang. Pada kegiatan PKM ini diusulkan tiga kegiatan utama yaitu: (1) Penyediaan Teknologi tepat guna yaitu mesin pres ampas tahu dan pemotong kerupuk serta pengemasana menggunakan hand sealer (2) Program pelatihan dan pendampingan pemanfaatan olahan produk ampas tahu, (3) penyediaan dan pendampingan model manajemen usaha yaitu manajemen keuangan yang berstandar akuntansi IKM (Industri Kecil Menengah) dan manajemen pemasaran melalui market place.


Keywords


diversivikasi limah tahu; mesin pres ampas tahu; pemotong kerupuk; menajemen keuangan; manajemen pemasaran

References


Rusdi, B., I.T Maulana dan R.A. Kodir. 2013. Analisis Kualitas Tepung Ampas Tahu. Jurnal Matematika & Sains. 18(2): 57-69




DOI: https://doi.org/10.32528/jpmi.v7i1.3876

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View My Stats