Edukasi Pertanian Pada Siswa Dengan Kebun Sekolah Aktif Di SD Muhammadiyah 3 Surakarta

Rosyid Dwi Windarto, Rahmatdani Ardian Perkasa, Arifianto Pemdyan Nur R, Larasati Annisa Bella K, Rika Mayang Hapsari, Ernoiz Antriyandarti

Abstract


Turunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian menjadi salah satu masalah serius yang harus dihadapi dan diantisipasi. Kajian ini bertujuan untuk mengedukasi siswa agar bercocok tanam dengan metode yang lebih mudah sehingga dapat membuka pandangan tentang bercocok tanam dan meningkatkan minat siswa untuk berkebun di SD Muhammadiyah 3 Surakarta. Metode kajian yang digunakan adalah systematic review. Hasil kajian menunjukkan bahwa edukasi pertanian terhadap siswa dapat dilakukan melalui bertanam dengan metode microgreen. Pemberian materi dilakukan secara daring dengan membagi video tutorial penanaman metode microgreen dan memonitor perkembangan proses edukasi pertanian di SD Muhammadiyah 3 Surakarta. Dengan demikian, setelah pandemi COVID-19 berakhir, dan sekolah mulai dibuka, siswa dapat melanjutkan kegiatan bercocok tanam melalui kebun sekolah aktif. Kendala dalam program ini adalah keterbatasan proses edukasi karena hanya menggunakan metode pembelajaran secara daring (dalam jaringan).


Keywords


Edukasi pertanian; siswa; systematic review; microgreen; pembelajaran daring

References


Aji, Rizqon H S. (2020). Dampak Covid-19 pada Pendidikan di Indonesia: Sekolah, Keterampilan, dan Proses Pembelajaran. Jurnal Sosial & Budaya Syar-I FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Volume 7 (5)

Arifin, R. (2016). Bisnis Hidroponik Ala Roni Kebun Sayur. Jakarta; PT Agromedia

Bhatt, P., & Sharma, S. (2018). Microgreens: A Nutrient Rich Crop that can Diversify Food System. Int Journal App Bioscience, 6 (2), 182-186.

Ikhsan, Andi. (2017). Pemanfaatan Lingkungan Sekolah sebagai Sumber Belajar di SD Negeri 2 Teunom Aceh Jaya. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Unsyiah Volume 2 (1) : 1-11

LIPI. (2015). Minat Bertani Generasi Muda Menurun, Indonesia Terancam Krisis Petani. http://lipi.go.id/berita/minat-bertani-generasi-muda-menurunindonesia-terancam-krisis-petani/10836. Diakses tanggal 11 Desember 2019

Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta

Petticrew, M and Roberts, H. 2006. Systematic Reviews in the Social Sciences. Blackwell Publishing: Oxford.

Slavin, R. (2009). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik Edisi Kesembilan Jilid I (Sarwiji, B, Ed). Samosir, M. 2011. Jakarta: Penerbit Indeks

Subekti, Ila M. (2017). Analisis Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Internet Melalui Pemanfaatan Smartphone Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Ppkn) Di Sma Negeri 1 Kartasura. Jurnal Educitizen Volume 2 No. (2)

Sutanto, R. (2002). Pertanian Organik: Menuju Pertanian Alternatif dan Berkelanjutan. Yogyakarta: Kanisius.

Sutrisno & Harjono, H.S. (2005). Pengenalan Lingkungan Alam Sekitar sebagai Sumber Belajar Siswa. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan Dan Ketenagaan Perguruan Tinggi

Weber, C. F. (2017). Broccoli Microgreens: A Mineral-Rich Crop That Can Diversify Food Systems. Frontier in Nutrition. doi: https://doi.org/10.3389/fnut.2017.00007




DOI: https://doi.org/10.32528/agribest.v4i2.3617

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Agribest

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

INDEXING SERVICES

    

                       

 

View My Stats