ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO PRODUKSI USAHATANI PEPAYA DI KECAMATAN LEDOKOMBO KABUPATEN JEMBER

Ganang Febriawan, Syamsul Hadi, Fefi Nurdiana Wijayanti

Abstract


Tingkat keberhasilan produksi tanaman pepaya dari pada jenis buah-buahan lain dapat ditentukan oleh produksi optimal yang dicapai oleh petani pepaya. Tercapainya produksi yang tinggi maupun rendah dapat menjadi dugaan indikasi yang menunjukan adanya faktor-faktor risiko produksi usahatani pepaya. Adanya risiko produksi berpengaruh terhadap hasil panen pepaya dan berimplikasi  lebih lanjut terhadap pendapatan petani. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mengidentifikasi pengaruh faktor-faktor internal dan eksternal terhadap risiko produksi usahatani pepaya; dan (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keuntungan usahatani pepaya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pendekatan analisis data yang digunakan adalah pendekatan fungsi variance produktivitas dan fungsi keuntungan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) Penggunaan faktor risiko produksi pupuk anorganik, tenaga kerja, pestisida padat, pestisida cair dan musim dapat meningkatkan risiko produksi pada taraf signifikansi 20%, sementara di lain sisi bahwa penggunaan bibit, pupuk organik dan pupuk buah dapat menurunkan risiko produksi, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap usahatani pepaya. (2) Faktor produksi, harga jual, biaya tenaga kerja, biaya saprodi dan biaya lahan berpengaruh secara signifikansi 1%, sedang-kan faktor musim berpengaruh tidak signifikan terhadap keuntungan usahatani pepaya.

Keywords


faktor risiko, variance produksi, keuntungan, pepaya.

Full Text:

PDF

References


Biro Pusat Statistik, 2016. Perkembangan Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Buah Pepaya di Indonesia Tahun 2011-2015. Jakarta.

BPS Kabupaten Jember, 2016. Jember Dalam Angka 2016. Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember. Jember.

Direktorat Jenderal Hortikultura, 2005. Kinerja Pembangunan Sistem dan Usaha Agribisnis Hortikultura . Departemen Pertanian. Direktorat Jenderal Bina Produksi Hortikultura. Jakarta.

Direktorat Jenderal Hortikultura, 2016. Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Hortikultura TA. 2016. Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun 2017. Jakarta.

Nazir, M., 1999. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia.

Saparinto C. dan Diana H., 2011. Bahan Tambahan Pangan. Yogyakarta: Petra Christian University -Press.

Soekartawi, 1994. Agribisnis Teori dan Aplikasinya. Rajawali Press. Jakarta.

Sugiyono, 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryabrata, S., 1983. Metodologi Penelitian. Jakarta: CV. Rajawala.

Sutiarso, E. 2016. Analisis Regresi Sederhana. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Jember, Jember.

UPTD Pertanian Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember, 2017. Laporan Kinerja Sektor Pertanian Di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember.

Wardani, L. 2014. Populasi dan Sampel. https://lauraerawardani.blogspot.co.id. Diakses pada tanggal 17 Februari 2017.

Widjajanti, F. N., & Fauzi, N. F. (2017). KARAKTERISTIK KOMODITAS SUB SEKTOR PERTANIAN DI WILAYAH JALUR LINTAS SELATAN (JLS) KABUPATEN JEMBER [COMMODITY CHARACTERISTICS OF AGRICULTURAL SUB-SECTOR IN REGIONAL OF SOUTHERN CROSS LINE (JLS) OF JEMBER REGENCY]. Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 12(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.32528/agribest.v2i2.1621

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Agribest

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

INDEXSING SERVICES

                            

 

View My Stats