DETERMINAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Pemerintah Kabupaten Dan Kota Di Indonesia)

Arik Susbiyani

Sari


Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menguji  pengaruh  ukuran  pemerintah daerah, belanja hibah dan pendapatan transfer terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah serta menguji dampaknya terhadap pendapatan asli daerah. Penelitian ini juga menguji pengaruh tidak langsung ukuran pemerintah  daerah, belanja hibah, dan pendapatan transfer terhadap pendapatan asli daerah melalui kualitas laporan keuangan sebagai variabel intervening.  Teori  yang  digunakan  untuk menjelaskan  dan  menganalisis  hubungan  antar  variabel  dalam  penelitian  adalah  agency theory, legitimacy theory,  dan signaling theory. Populasi  penelitian  ini  adalah  seluruh  pemerintah  kabupaten  dan  kota  di Indonesia  yang  berjumlah  497  pemerintah  kabupaten  dan  kota.  Metode pengambilan sampel adalah  judgment sampling. Sampel yang memenuhi kriteria penelitian  berjumlah  116  pemerintah  daerah. Alat  analisis  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  analisis  path. Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  ukuran  pemerintah  daerah dan belanja hibah  berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan, namun hasil penelitian ini gagal membuktikan pendapaan transfer berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil  pengujian yang lain menunjukkan bahwa ukuran pemerintah daerah memiliki pengaruh tidak langsung dominan terhadap  pendapatan asli daerah melalui kualitas laporan keuangan sebagai variabel intervening.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Pemeriksa Laporan Keuangan. 2012. Ikhtisar Hasil Pemeriksaan. Semestar II Tahun 2011.

Banker, R.D. dan Patton, J.M. 1987. Analytical Agency Theory and Municipal Accounting: An Introduction and An Aplication. Research in Governmental and Nonprofit Accounting. h. 29-50.

Baron, R.M. dan Kenny, D.A. 1986. The Moderator Mediator Variable Distintion in Social Psychological Research:Conceptual, Strategic, and Statistical Considerations. Journal of Personality and Social Psychology. Vol.51 No.6. h.1173-1182.

Bliege, B. dan Smith, E. 2005. Signaling Theory, Strategic Interaction, and Symbolic Capital. Current Anthropology. Vol 46, No. 2.

Deegan, C. 2004. Financial Accounting Theory. McGraw Hill-Book Company, Sidney.

Dowling, J. dan Pfeffer. 1975. Organisation Legitimacy: Social Value and Organisation Behaviour. Pacific Sociological Review. Vol. 18. h.122-136.

Eisenhard, K.M. 1989. Agency Theory: An Assesment and Review. The Academy of Management Review, Vol. 14, No. 1. h. 57-74.

Guthrie, J. and Parker, L.D. 1990, Corporate social disclosure practice: a comparative international analysis, Advances in Public Interest Accounting, Vol. 3, h.159-175

Halim, A. 2007. Akuntansi Sektor Publik: Akuntansi Keuangan Daerah, Edisi 3. Penerbit Salemba Empat. Yogyakarta.

Jensen, M. dan Meckling, W. 1976. Theory of the Firm: Managerial Behavior Agency Cost, and Ownership Structure. Journal of Finance Economics. h.305-360.

Lang, M. dan Lundbolm. 1993. Cross Sectional Determinants of Analyst Rating of Corporate Disclosure. Journal of Accounting Research. 1993. h. 246271.

Laan, S.V. 2009. The role of Theory in Explaining Motivation for Corporate Social Disclosures: Voluntary Disclosures vs Solicated Disclosures. Australian Accounting Business and Finance Journal. Vol.3. No. 4. h.1529.

Laswad, F., Fisher, R. dan Oyelere, P. 2005. Determinants of Voluntary Internet Financial Reporting by Local Government Authorities. Journal of Accounting and Public Policy. Vol. 24. h.101-121

Lee, J. dan Fisher, G.B. 2004. Infrastructure Assets Disclosure In Australian Public Sector Annual Report. Accounting Forum, Vol. 28. No.4. h.349-367.

Leland, H.E. dan Pyle. D. (1977). Information Asymmetries, Financial Structure and Financial Intermediation, Journal Finance. Vol.32, h.371-387.

Lewis, A., 1982. The social psychology of taxation. British Journal of Social Psychology, 21 (2), h. 151-158.

Mardiasmo, 2009. Akuntansi Sektor Publik. Penerbit Andi Yogyakarta.

Olobatuyi, M.E. (2006). A User’s Guide to Path Analysis. University Press of America.

Republik Indonesia. 2004. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Republik Indonesia. 2004. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintahan Daerah

______________. 2004. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

______________. 2005. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

______________. 2010. Undang-Undang Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah.

Robbins, W.A. dan Austin, K.R. 1986. Disclosure quality in governmental financial reports: an assessment of the appropriateness of a compound measure. Journal of Accounting Research. Vol. 24 No. 2. h. 412-421.

Sarwono, J. 2007. Analisis Jalur untuk Riset Bisnis dengan SPSS. Yogyakarta: Andi Offset.

Solimun, 2002. Structural Equation Modeling LISREL, dan Amos. Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang.

Spence, M. 1973. Job Market Signaling. The Quarterly Journal of Economics, Vol. 87, No. 3. h.355-374.

Styles and Tennyson. 2007. The Accessibility Of Financial Reporting Of U.S. Municipalities On The Internet. Journal of Public Budgeting, Accounting & Financial Management. Vol. 19. h.56-92.

Zhao, J., Katchova, L. and Barry J. 2004. Testing the Pecking Order Theory and the Signaling Theory for Farm Businesses. Selected Paper prepared for presentation at the American Agricultural Economics Association Annual Meeting, Denver, Colorado, July 2004.

Zimmerman, J. L 1977, The Municipal Accounting Maze: An Analysis of Political Incentives. Studies on the Measurement and Evaluation of the Economic Efficiency of Public and Private Non-Profit Institutions. Journal of Accounting Research, vol. 15, h.107-144.

Riduansyah, M 2003. Kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah Terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dan anggaran Pendapatan dan belanja daerah (APBD) guna mendukung Pelaksanaan Otonomi Daerah (Studi Kasus Pemerintah Daerah Kota Bogor). Jurnal Sosial Humaniora, Vol. 7, No. 2, Desember 2003.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.