Gambaran Subjective Well-Being Anak Perempuan pada Komunitas Rumah Belajar Indonesia Bangkit (RBIB) di Yogyakarta

Mauludy Rakhman, Fatwa Tentama, Nina Zulida Situmorang

Abstract


Anak perempuan merupakan kelompok yang masuk dalam kondisi yang rentan. Hal tersebut dikarenakan pemenuhan hak anak perempuan masih terabaikan, salah satunya anak perempuan yang berasal dari keluarga miskin dan tumbuh di kawasan kumuh. Berbagai kondisi yang menjadi karakteristik kawasan kumuh di antaranya yaitu pemukiman yang padat penduduk, rendahnya ekonomi dan pendidikan, banyaknya perilaku menyimpang. Sejumlah karakteristik tersebut membuat anak perempuan rentan berbagai pengaruh negatif. Anak perempuan di lingkungan ini cenderung rentan terhadap kekerasan baik fisik, mental maupun seksual. Penelitian ini bertujan untuk memberikan gambaran serta faktor-faktor yang mempengaruhi subjective well-being dari anak perempuan pada komunitas Rumah Belajar Indonesia Bangkit (RBIB) di Yogyakarta. Penelitian ini akan memberikan informasi terkait kondisi subjective well-being anak perempuan sehingga mampu mendorong penelitian selanjutnya. Melihat kurangnya penelitian tentang subjective well-being pada anak perempuan. Kajian ini juga memberikan informasi tentang subjective well-being kepada pengelola kebijakan agar mempertimbangkan kepentingan hak anak perempuan serta peningkatan kesejahteraan anak perempuan.

Keywords


subjective well-being; anak perempuan; RBIB Yogyakarta

Full Text:

PDF


Copyright (c) 2018 PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN CALL FOR PAPER : COMMUNITY PSYCHOLOGY SEBUAH KONSTRIBUSI PSIKOLOGI MENUJU MASYARAKAT BERD

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.