Committed Participatory Dalam Pembinaan Kerja di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Narkoba

Putri Arlanda Permatasari, Retno Hanggarani Ninin

Abstract


Penerapan hukuman di Indonesia, termasuk Lapas khusus narkoba, mengedepankan kearifan lokal, yaitu sistem pembinaan untuk reintegrasi dengan masyarakat. Kondisi di Indonesia, yang sedang darurat narkoba, idealnya juga menangani pelaku yang berada di Lapas. Penelitian, dengan pendekatan kualitatif, ini bertujuan mengekplorasi pembinaan di Lapas Narkoba. Hasilnya menunjukkan bahwa sifat keikutsertaan Binker yang sukarela, menjadikan keberhasilan pembinaan bergantung pada partisipasi berbasis motif internal (committed participatory). Partisipasi dalam Binker relatif rendah dibandingkan dengan jumlah WBP maupun daya tampungnya. Kegiatan nonproduktif seperti tidur dan melamun adalah kegiatan alternatif yang dipilih. Dapat disimpulkan bahwa tujuan pembinaan Lapas hanya tercapai pada WBP yang memiliki commited participatory untuk mengikuti pembinaan. Optimalisasi keberhasilan pembinaan dan reintegrasi ke komunitas menjadi rendah karena tergantung pada WBP, bukan pada sistem pembinaannya.

Keywords


pembinaan lapas; participatory; community well-being

Full Text:

PDF


Copyright (c) 2020 PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN CALL FOR PAPER : COMMUNITY PSYCHOLOGY SEBUAH KONSTRIBUSI PSIKOLOGI MENUJU MASYARAKAT BERD

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.