Pelaksanaan Fisioterapi Komunitas Dalam Upaya Meningkatkan Kesadaran Tentang Cedera Olahraga Pada Pemain Bola Voli Putri Generasi Muda Juata Laut

Rakhmad Rosadi, Achmad Mabrur, Sri Sunaringsih Ika Wardojo

Abstract


Penyuluhan ini diadakan bertujuan untuk menambah wawasan khususnya bagi para pemain komunitas bola voli putri generasi muda Juata Laut untuk mengenal lebih jauh tentang cedera apa saja yang sering terjadi pada permainan bola voli dan setelah itu mampu memberikan penanganan cedera pertama ketika terjadi cedera, Diharapkan dengan adanya penyuluhan ini dapat memperbaiki dan menjadikan komunitas bola voli putri generasi muda Juata Laut menjadi lebih baik. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah dengan menggunakan atau mengumpulkan data para pemain bola voli melalui google form kemudian mengolah data yang sudah didapat melalui microsof exel kemudian data diolah lalu disajikan dalam bentuk laporan. Hasil yang didapatkan dari total 34 pemain bola voli putri didapatkan bahwa jumlah cedera yang paling sering terjadi yaitu terbanyak didaptakn pada cedera bahu sebanyak 56,7% dengan jumlah  17 orang pemain, dan cedera paling sedikit yaitu cedera yang terjadi pada cedera pinggang sebanyak 3,3% dengan jumlah 1 pemain, maka dari hasil studi pendahuluan tersebut dapat disimpulkan bahwa cedera yang terjadi pada bahu merupakan cedera yang paling sering terjadi dan perlu diberikan penyuluhan tetntang penanganan bagaiman cara menangani cedera pada cedera bahu.Kegiatan penyuluhan ini akan mengembangkan pengetahuanpara pemain bola voli akan pentingnya menjaga kondisi tubuh dan juga penanganan cedera yang terjadi pada pemain bola voli, dan dengan data yang sudah didapatkan juga memberikan pengetahuan tentang cedera yang paling banyak terjadi pada pemain bola voli putri adalah cedera pada bahu atau sholder impingement.


Keywords


Penyuluhan, Cedera, Bola Voli, Cedera Bahu

References


Briner, W. W., & Kacmar, L. (1997). Common injuries in volleyball. Sports medicine, 24(1), 65-71.

Kisner C, Colby LA. Therapeutic Exercise. 5th ed. Philadelphia: F.A. Davis Company; 2007. pp. 65-272

Lubis, M. H. (2005). Fisioterapi Pada Penyakit Paru Anak. Universitas Sumatra Utara. E-USU Respiratory.

Neer CS 2nd. Anterior acromioplasty for the chronic impingement syndrome in the shoulder: a preliminary report. J Bone Joint Surg Am. 1972;54(1):41–50.

Rosadi, R., & Wardojo, S. S. I. (2017). Analysis of Physiotherapy Service Potential Based on Disease Case, Economy and Social at the UMM Hospital. Research Journal of Medical Sciences, 11(1), 77-80.

Rosadi, R. (2021). FISIOTERAPI GERIATRI. Literasi Nusantara.

Wang, H. K., & Cochrane, T. (2001). Mobility impairment, muscle imbalance, muscle weakness, scapular asymmetry and shoulder injury in elite volleyball athletes. Journal of sports medicine and physical fitness, 41(3), 403-410.




DOI: https://doi.org/10.32528/jpmi.v7i2.5147

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View My Stats