PERANAN LAPORAN BIAYA KUALITAS DALAM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK ( Studi Kasus Pada Perusahaan Rokok Gagak Hitam Bondowoso)

Anugerah Riski Fardana, Arik Susbiyani, Suwarno Suwarno

Sari


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan biaya kualitas dan peranan laporan biaya kualitas dalam perencanaan dan pengendalian biaya kualitas produk pada Perusahaan Rokok Gagak Hitam. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan cara mengidentifikasikan biaya-biaya operasional kedalam biaya kualitas, mengklasifikasikan biaya kualitas, pengukuran biaya kualitas  tersembunyi, menyusun laporan biaya kualitas dan pengukuran analisis tren. Sedangkan analisis kualitatif dilakukan dengan menganalisis dampak dari laporan biaya kualitas dalam proses perencanaan dan pengendalian kualitas produk. Dari hasil laporan biaya kualitas diperoleh informasi bahwa biaya kualitas total besarnya berubah-ubah (cenderung menurun) terhadap prosentase dari penjualan. Hal tersebut menunjukkan bahwa Perusahaan Rokok Gagak Hitam sudah menaruh perhatian pada kualitas. Dalam usaha peningkatan kualitas, dari pada melakukan kesalahan atau melakukan pengerjaan ulang untuk memperbaiki kesalahan, lebih baik melakukan tindakan-tindakan pencegahan sehingga kualitas rendah dapat dihindari. Sehingga perusahaan dapat meningkatkan atau minimal mempertahankan loyalitas konsumen untuk terus meningkatkan pangsa pasar, yang keduanya akan meningkatkan total penjualan. Perusahaan dapat menjadikan kerusakan nol atau kualitas sempurna menjadi sasaran perusahaan, dan dapat menganalisis kesalahan dan mengambil tindakan untuk memperbaikinya.

Kata Kunci: Laporan Keuangan, Biaya Kualitas, Perusahaan Rokok

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alisjahbana, Juita. 2005. “Evaluasi Pengendalian Kualitas Total Produk Pakaian Wanita Pada Perusahaan Konveksi.” Jurnal Ventura, Vol. 8, No. 1, April 2005.

Chairul Hanafi. 2008. Peranan Laporan Biaya Kualitas dan Pengendalian Produk. PT. Salimi. Bondowoso, Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jember.

Efendy S. 2005. Metode Penelitian. CV. Radjawali, Jakarta.

Fandy Tjiptono. 2003. Prinsip-prinsip Total Quality Service Edisi 2. Yogyakarta.

Hansen & Mowen. 2001. Manajemen Biaya. Buku II. Terjemahan Benyamin Molan, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

Mansyur, Cholil. 2007. Sosiologi Masyarakat Kota dan Desa. Usaha Nasional, Surabaya.

Hatani, La. 2008. “Manajemen Pengendalian Mutu Produksi Roti Melalui Pendekatan Statistical Quality Control (SQC).” Diakses 12 April 2015, dari www.google.com/Jurusan Manajemen FE Unhalu.

Margono. 2004. Metodologi Penelitian. Rineka Cipta, Jakarta.

Mulyadi dan Setiawan, Johny. 2005. Sitem Perencanaan Dan Pengendalian Manajemen. Salemba Empat. Jakarta.

Prawirosentono, Suyadi. 2007. Filosofi Baru Tentang Manajemen Mutu Terpadu Abad 21 “Kiat Membangun Bisnis Kompetitif”. Jakarta : Bumi Aksara.

Sugiyono. 2010. Statistika untuk Penelitian. Alfabeta, Bandung.

Sutrisno. 2000. Manajemen Keuangan. Ekonosia. Yogyakarta.

Tria Eva Minarni. 2012. Analisis Laporan Biaya Kualitas. Perkebunan Sumber Wadung. Jember, Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jember.

Tjiptono, Fandy dan Anastasia Diana. 2003. Total Quality Management. Edisi 5. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Vincent Gaspersz.2002. Metode Analisis Untuk Peningkatan Kualitas ISO 9001: 2000 Clause 8: Meansurement, Analysis And Improvement. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.