Pengolahan Air Limbah Kegiatan Laundry Menggunakan Metode Floating Treatment Wetland (Wastewater Treatment Of Laundry Activities Using Floating Treatment Wetland Method)

Norima Sabrina, Lita Darmayanti, Yohanna Lilis Handayani

Abstract


Aktivitas manusia sehari-hari menghasilkan air limbah yang berpotensi mencemari lingkungan salah satunya adalah kegiatan laundry. Air limbah laundry biasanya dibuang tanpa mengalami pngolahan sebelumnya. Salah satu teknologi pengolahan air limbah yang mudah untuk diaplikasikan adalah floating treatment wetland. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh surface coverage dan waktu detensi pada floating treatment wetland dengan menggunakan tanaman akar wangi untuk mengolah air limbah laundry. Variasi yang diteliti adalah waktu detensi (5, 10, dan 15 hari) dan surface coverage (5%, 10%, dan 15%). Parameter kualitas air yang diuji adalah pH, COD, dan TSS. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Anova (analisis varian) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa floating treatment wetland menghasilkan efisiensi tertinggi dalam menurunkan pH dari 9,4 menjadi 7,4, COD dari 1230 mg/L menjadi 60 mg/L atau 95,12% pada waktu detensi 15 hari dan surface coverage 15%, dan TSS dari 1200 mg/L menjadi 200 mg/L atau 83,33% pada waktu detensi 5 hari dan surface coverage 15%. Hasil penelitian menunjukkan waktu detensi dan surface coverage memberikan efek signifikan terhadap efisiensi penurunan parameter pH dan COD, sedangkan pada parameter TSS tidak memberikan efek signifikan.


Keywords


Air limbah domestik; Floating treatment wetland; Surface coverage; Waktu detensi

References


Afzal, M., Rehman, K., Shabir, G., Tahseen, R., Ijaz, A., Hashmat, A. J., & Brix, H. (2019). Large-scale remediation of oil-contaminated water using floating treatment wetlands. Npj Clean Water, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.1038/s41545-018-0025-7.

Fahid, M., Ali, S., Shabir, G., Ahmad, S. R., Yasmeen, T., Afzal, M., Arslan, M., Hussain, A., Hashem, A., Allah, E. F. A., Alyemeni, M. N., & Ahmad, P. (2020). Cyperus laevigatus L. Enhances diesel oil remediation in synergism with bacterial inoculation in floating treatment wetlands. Sustainability (Switzerland), 12(6), 1–15. https://doi.org/10.3390/su12062353.

Kehutanan, M. L. H. dan. (2016). Permen LHK No. P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik. Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia, 1–13. http://neo.kemenperin.go.id/files/hukum/19 Permen LHK th 2016 No. P.63 Baku Mutu Air Limbah Domestik.pdf.

Nawaz, N., Ali, S., Shabir, G., Rizwan, M., Shakoor, M. B., Shahid, M. J., Afzal, M., Arslan, M., Hashem, A., Abd_Allah, E. F., Alyemeni, M. N., & Ahmad, P. (2020). Bacterial Augmented Floating Treatmentwetlands for Efficient Treatment of Synthetic Textile Dye Wastewater. Sustainability (Switzerland), 12(9), 1–17. https://doi.org/10.3390/su12093731.

Nichols, P., Lucke, T., Drapper, D., & Walker, C. (2016). Performance evaluation of a floating treatment wetland in an urban catchment. Water (Switzerland), 8(6), 1–8. https://doi.org/10.3390/W8060244.

Peraturan Daerah (PERDA) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 7 Tahun 2016. (2016). Peraturan Daerah (PERDA) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 7 Tahun 2016.

Pusparinda, L., & Santoso, I. B. (2016). Studi Literatur Perencanaan Floating Treatment Wetland di Indonesia. Jurnal Teknik ITS, 5(2), 471–475. https://doi.org/10.12962/j23373539.v5i2.17707.

Rahmawati, A. S., & Erina, R. (2020). Rancangan Acak Lengkap (Ral) Dengan Uji Anova Dua Jalur. OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika, 4(1), 54–62. https://doi.org/10.37478/optika.v4i1.333.

Rehman, K., Imran, A., Amin, I., & Afzal, M. (2018). Inoculation with Bacteria in Floating Treatment Wetlands Positively Modulates the Phytoremediation of Oil Field Wastewater. Journal of Hazardous Materials, 349(October 2017), 242–251. https://doi.org/10.1016/j.jhazmat.2018.02.013.

Saeed, T., Paul, B., Afrin, R., Al-Muyeed, A., & Sun, G. (2016). Floating constructed wetland for the treatment of polluted river water: A pilot scale study on seasonal variation and shock load. Chemical Engineering Journal, 287, 62–73. https://doi.org/10.1016/j.cej.2015.10.118.

Shahid, M. J., Tahseen, R., Siddique, M., Ali, S., Iqbal, S., & Afzal, M. (2019). Remediation of Polluted River Water by Floating Treatment Wetlands. Water Science and Technology: Water Supply, 19(3), 967–977. https://doi.org/10.2166/ws.2018.154.

Sulistia, S., Septisya, A. C., & Vokasi, S. (2019). Analisis Kualitas Air Limbah Domestik Perkantoran. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 12(1), 41–57.

Yeh, N., Yeh, P., & Chang, Y. H. (2015). Artificial floating islands for environmental improvement. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 47(November), 616–622. https://doi.org/10.1016/j.rser.2015.03.090.




DOI: https://doi.org/10.32528/ipteks.v6i2.5589

Refbacks

  • There are currently no refbacks.