Pengaruh Komposisi Media Tanam Dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Terhadap Pertumbuhandan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa) Dalam Pot

Carissa Della Coffiana, Sri Hartatik

Abstract


Tingkat konsumsi selada oleh masyarakat semakin meningkat namun jumlah produksi selada semakin menurun setiap tahunnya. Daerah perkotaan yang tidak memiliki lahan pekarangan dapat menerapkan sistem bertanam sayuran didalam pot dengan menggunakan media tanam selain tanah seperti pasir, arang sekam, serbuk kayu. Aplikasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan selada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi perlakuan komposisi media tanam dan dosis PGPR serta pengaruh tunggalnya yang mmberikan hasil terbaik dalam meningkatkan produksi selada. Percobaan dilaksanakan mulai bulan November 2019 sampai Januari 2020 di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember pada ketinggian tempat 560 mdpl. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) faktorial campuran terdiri atas dua faktor. Faktor pertama komposisi media tanam dengan perbandingan pasir:arang sekam:serbuk kayu, terdiri dari: (M0) 1:1:1;(M1) 2:1:1; (M2) 1:2:1 dan (M3) 1:1:2. Faktor kedua adalah dosis PGPR (P) yang terdiri dari: (P0) 0 ml; (P1) 100 ml; dan (P2) 200 ml; (P3) 300 ml. Variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, berat segar dan berat kering tanaman. Hasil percobaan menunjukkan bah-wa terdapat pengaruh dari kombinasi perlakuan dan masing-masing perlakuan. Kombinasi perlakuan antara komposisi media tanam 1 kg pasir: 1 kg arang sekam: 2 kg serbuk kayu dan dosis PGPR 300 ml mampu meningkatkan jumlah berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Perlakuan  dosis PGPR 300 ml mampu meningkatkan jumlah daun pada tanaman selada Perlakuan komposisi media tanam 1 kg pasir: 1 kg arang sekam: 2 kg serbuk kayu mampu memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman dan perlakuan kompo-sisi media tanam 2 kg pasir: 1 kg arang sekam: 1 kg serbuk kayu dapat meningkatkan panjang akar tanaman.


Keywords


Selada; Media Tanam; PGPR

References


Anjardita, I. M. D., Raka, I. G., Mayun, I. A., dan Sutedja, I. N. (2018). Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobakteria (PGPR) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). Agroekoteknologi Tropika, 7(3), 447–456.

Asyadiyah, S. H., D. Harjoko dan Sumiyati. (2016). Perbandingan Komposisi Ukuran Serat Batang Aren dengan Pasir Sebagai Substrat Hidroponik Selada. Agrosains, 18(1), 22-28.

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2019). Statistik Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim. Jakarta: Badan Pusat Statistik Indonesia.

Cresswell, G. (2009). Coir Dust A Proven Alternative To Peat. Cresswell Horticultural Services. Grose Vale.

Cummings, P. S. (2009). The Application of Plant Growth Promoting Rhizobacterian (PGPR) in Low Input and Organic Cultivation of Graminacous Crops: Potential and Problems. Eviromental Biotechnology. 5(2), 43-50.

Duaja, M. D. (2012). Pengaruh Bahan dan Dosis Kompos Cair terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa Sp.). 1(1),10-15.

Fandi, A. A., R. Muchtar dan Notarianto. (2020). Pengaruh Media Tanam terhadap Pertumbuhan Tanaman Terong (Solanum melongena L.) dengan Sistem Hidroponik. Ilmiah Respati, 11(2), 114-127.

Handiyan, K. P., D. Harjoko, H. Widijanto. (2013). Penggunaan Pasir dan Serat Kayu Aren Sebagai Media Tanam Terong dan Tomat dengan Sistem Hidroponik. Agrosains, 15(2), 36-40.

Haryanto, E., T. Suhartini, E. Rahayu dan H. Sumarjono. (2007). Sawi dan Selada. Jakarta: Penebar Swadaya.

Islami, T., dan Utomo, W. H. (1995). Hubungan Tanah, Air dan Tanaman. Cetakan ke-1. Malang: IKIP Semarang Press.

Jansen, W., A. Rahman dan Suswati. (2018). Efektivitas Beberapa Jenis Media Tanam dan Frekuensi Penyiraman Pupuk Cair Urine Sapi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Selada(Lactuca sativa L). Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 2(2), 91-106.

Mustofa, I.A. (2017). Penggunaan Bagase dalam Sistem Hidroponik Substrat pada Budidaya Kubis Bunga. Fakultas pertanian. Skripsi. Diterbitkan Surakarta. Fakultas pertanian Universitas Sebelas Maret Yogyakarta.

Naikofi, Y. M. dan A. Rusae. (2017). Pengaruh Aplikasi PGPR dan Jenis Pestisida terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.). Savana Cendana, 2(4), 71-73.

Nasahi, C. (2010). Peran Mikroba Dalam Pertanian Organik. Hama dan Penyakit Tumbuhan. 12(5), 24-27.

Nelson, L. M. (2004). Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR): Prospects for New Inoculants. Crop Management, 3(1), 1-7.

Ningrum, A. W., K. Pwicaksono dan S. Y. Tyasmoro. (2017). Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Pupuk Kandang Kelinci terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata). Produksi Tanaman, 5(3), 433-440.

Oktafia, T. J dan M. D. Maghfoer. (2018). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa L.) terhadap Aplikasi EM dan PGPR. Produksi Tanaman, 6(8), 1974-1981.

Rangkuti, N. P. J., Mukarlina, & Rahmawati. (2017). Pertumbuhan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) yang diberi Pupuk Kompos Kotoran Kambing dengan Dekomposer Trichoderma harzianum. Protobiont, 6(3), 18–25.

Shofiah D. K. R dan S. Y. Tyasmoro. (2018).Aplikasi PGPR (plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan Pupuk Kotoran Kambing pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Varietas Manjung. Produksi Tanaman. 6(1), 76-82.

Siswadi dan T, Yuwono. (2015). Pengaruh Macam Media terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada (Lactuca sativa. L) Hidroponik.Agronomika,9(3), 19-25.

Soenandar, M. dan R. H. Tjahchyono. (2012). Membuat Pestisida Organik. Jakarta: ArgoMedia Pustaka.

Suparwoto. (2020). Inovasi Teknologi Budidaya Sayuran dalam Pot di Pekarangan Sempit. Ilmu Pertanian Agronitas, 2(1), 1-9.

Supriati, Y. dan E. Herlina. (2014). 15 Sayuran Organik dalam Pot. Jakarta: Penebar Swadaya.

Surah. (2017). Budidaya Sayuran Sistim Vertikultur pada Pot Talang Air, 81-84.




DOI: https://doi.org/10.32528/ipteks.v6i2.5581

Refbacks

  • There are currently no refbacks.