Analisis Pendapatan Usahatani Dan Efisiensi Pemasaran Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember

Annisa Istifarin Qorina, Henik Prayuginingsih, Syamsul Hadi

Abstract


Jamur merang merupakan salah satu  komoditas pertanian yang banyak dibudidayakan. Tujuan penelitian: (1) mengukur keuntungan (2) mengukur besar pendapatan (3) menganalisis layak tidaknya kegiatan usahatani (4) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan, dan (5) mengukur tingkat efisiensi saluran pemasaran jamur merang. Metode penelitian menggunakan metode survey, deskriptif, dan kuantitatif. Lokasi penelitian di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Metode pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh sebanyak 19 sampel. Metode pengumpulan data: data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis keuntungan, pendapatan, R/C ratio, regresi linear berganda, dan farmer’s share. Hasil penelitian menyimpulkan: (1) Keuntungan yang diperoleh petani jamur merang di Kecamatan Ajung sebesar Rp.1.071.519,54 (2) Pendapatan petani jamur merang di Kecamatan Ajung sebesar Rp. 1.111.688,54 (3) Nilai R/C ratio usahatani jamur merang sebesar 2,90 (>1), maka usahatani tersebut layak diusahakan (4) faktor yang berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan usahatani jamur merang yaitu: output harga jual. Faktor yang berpengaruh negatif dan tidak signifikan adalah biaya non tunai sedangkan faktor biaya tunai berpengaruh negatif dan signifikan (5) analisis farmer’s share pola saluran pemasaran I tingkat sebesar 87,86%, untuk pola saluran pemasaran II tingkat sebesar 69,11% maka pola saluran pemasaran I tingkat lebih efisien dibandingkan dengan pola saluran pemasaran II tingkat.

Keywords


Pendapatan, Efisiensi, Tataniaga, Jamur Merang

Full Text:

PDF

References


Agromedia. 2009. Pintar Bertanam Jamur Konsumsi. AgroMedia Pustaka. Jakarta.

Assauri, S. 2007. Manajemen Pemasaran. Rajawali Pers. Jakarta.

Boediono. 1992. Ekonomi Internasional. Seri Sinopsis Pengantar Ilmu Ekonomi Nomor 3. Penertit BPFE. Yogyakarta.

BPS Kabupaten Jember. 2017. Kabupaten Jember Dalam Angka 2017. Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember. Jember.

BPS Jawa Timur. 2018. Jawa Timur Dalam Angka 2018. Badan Pusat Statistik Jawa Timur. Jawa Timur

Campbell, N.A. 2003. Biologi Jilid II. Erlangga. Jakarta.

Dahl, D.C. and I, Hammond. 1997. Market and Price Analysis the Agricultural Industries. Mc Grow-Hill Company. New York.

Genders, R. 1986. Pedoman Berwiraswasta Bercocok Tanam Jamur. Pionin Jaya. Bandung.

Gunawan. A.W. 2000. Usaha Pembibitan Jamur. Penebar Swadaya. Jakarta.

Hagutami, Y. 2001. Budidaya Jamur Merang. Yapentra Hagutani. Cianjur.

Hanafiah, H.M. dan A.M. Saefuddin, 2006. Tataniaga Hasil Perikanan. UI Press. Jakarta.

Hendrik, 2011. Analisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Nelayan Danau Pulau Besar dan Danau Bawah di Kecamatan Dayun Kabupaten Siak Propinsi Riau. Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau. Riau.

Herawati, D, 2012. Analisis Tataniaga Nenas Palembang (Kasus Desa Paya Besar, Kecamatan Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan). Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Institusi Pertanian Bogor. Bogor.

Hernanto, F. 1991. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Himatansi. 2009. All About Jamur Merang. http://www.himatansi.org. Diakses tanggal 1 November 2018.

Kasim, S. A. 2000. Ekonomi Produksi Pertanian. Fakultas Pertanian Unlam. Banjar Baru

Kohls, R.L. dan J.N. Uhl. 1990. Marketing of Agricultural Products. Seventh Edition. Macmillan Company. New York.

Kotler, P. 1997. Manajemen Pemasaran Analisis Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian (terjemahan Jaka Wasana). Salemba Empat. Jakarta.

Limbong, W.H dan P. Sitorus. 1987. Pengantar Tataniaga Pertanian. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Mawardi, A., dan Hidayani. 2013. Mengenal dan Bertanam Jamur. PT. Putri Pustaka. Bandung.

Mayun, I. A. 2007. Pertumbuhan Jamur Merang (Volvariella volvaceae) pada Berbagai Media Tumbuh. Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Bali.

Mubyarto. 1994. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES. Jakarta.

Nurfitasari, I. 2017. Analisis Pendapatan dan Kelayakan Finansial Usahatani Jamur Merang di Desa Mangaran Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Skripsi (Dipublikasi). Universitas Jember. Jember

Nurlailil. 2011. Analisis Keuntungan dan Pemasaran Usahatani Jamur Merang (Volvariella volvaceae) di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Skripsi (Tidak Dipublikasi). Universitas Muhammadiyah Jember. Jember.

Oktaviana, T. 2013. Analisis Pendapatan Usahatani danTataniaga Jamur Merang (Volvariella volvaceae) di Desa Gempol Kolot, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Pasaribu, dkk. 2002. Aneka Jamur Unggulan yang Menembus Pasar. Grasindo. Jakarta.

Rahim ABD, Hastuti DRD. 2008. Ekonomika Pertanian Pengantar Teori dan Kasus. Penebar Swadaya. Jakarta.

Ratna, W. 2009. Bunga Rampai Agribisnis Seri Pemasaran. Departemen Agribisnis. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Rismunandar, 1984. Mari Berkebun Jamur. Tarate. Bandung.

Rossi, A. 2011. Kreasi Masakan Jamur Pilihan Plus Pengetahuan Aneka Jamur Pangan & Analisis Usaha Budidaya dan Kuliner Jamur. G-Media. Yogyakarta.

Samadi, B. 1995. Usahatani Melon. Kanisius. Yogyakarta.

Sinaga, M. 2004. Jamur Merang dan Budidayanya. Penebar Swadaya. Jakarta.

Soekartawi. 1993. Prinsip Dasar: Agribisnis Teori dan Aplikasinya. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta

Soekartawi. 1995. Analisis Usahatani. UI Press. Jakarta.

Sukirno, S. 2000. Makro Ekonomi Modern. PT. Raja Grafindo Perkasa. Jakarta.

Suprapto. 2006. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Suratiyah, K. 2009. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Suriawiria, U. 1997. Bioteknologi Perjamuran. Angkasa. Bandung.

Taufani, A. 2014. Analisis Keuntungan Usahatani Jamur Merang (Volvariella volvaceae) di Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember. Skripsi (Tidak Dipublikasi). Universitas Muhammadiyah Jember. Jember

Thresia, M. 2017. Analisis Pendapatan Usahatani Kedelai di Kecamatan Berbak Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Skripsi (Dipublikasi). Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Tim Karya Tani Mandiri. 2010. Pedoman Budidaya Jamur. CV.Tunas Aulia. Bandung.

Tjakrawiralaksana, A. 1985. Usahatani. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Trubus. 2012. Jamur Merang. Trubus Swadaya. Jakarta.

Widyastuti M. 2002. Kandungan Gizi dan Kegunaan Jamur Tiram. Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Bio Industri. Jakarta.

Yulandari, M. 2012. Analisis Sitem Tataniaga Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Studi Kasus di Desa Kartawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat). Skripsi (Tidak Dipublikasi). Intitut Pertanian Bogor. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.32528/ipteks.v6i1.5112

Refbacks

  • There are currently no refbacks.