Analisis Patient Safety Di Laboratorium Parahita Yogyakarta

Agus Dwi Sugiharto, Aftoni Sutanto, Abdul Choli Hidayat

Abstract


Ketepatan identifikasi pasien dan spesimen menjadi hal paling utama dalam pelayanan asuhan pasien yang aman. Jika pada proses identifikasi pasien saja terjadi kesalahan maka hal tersebut dapat berdampak secara berkelanjutan pada pelayanan pasien itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem identifikasi pasien dan spesimen di unit laboratorium Parahita. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jumlah sampel 6 responden orang yaitu: 1 orang Kepala Labaratorium, 2 orang Analis laboratorium dan 3 orang perawat. Data diperoleh peneliti dengan menggunakan observasi identifikasi pasien dan identifikasi spesimen, sedangkan data kualitatif diambil pedoman wawancara mendalam. Observasi dilakukan dengan menggunakan checklist yang dibuat berdasarkan fase atau tahap kerja dalam SPO laboratorium Parahita. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan identifikasi pasien dan identifikasi spesimen di unit laboratorium Parahita secara umum sudah sesuai dengan SPO, tetapi masih ditemukan ada beberapa unsur yang belum lengkap penulisannya seperti petugas kurang menyiapkan alat-alat untuk melaksanakan tindakan, kurang mengucapkan salam kepada pasien, kurang menyebutkan nama dan perannya, kurang memberikan informasi pada pasien tentang tindakan yang akan dilakukan, kurang menjelaskan maksud dan tujuan yang dilakukannya.

Keywords


identifikasi pasien, spesimen, laboratorium parahita

Full Text:

PDF

References


Dewi, A.N., (2019). Analisis Pelaksanaan Program Keselamatan Pasien Di Unit Rawat Inap RS Wava Husada Kabupaten Malang, JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (e-Journal) Volume 7, Nomor 1, Januari 2019 (ISSN: 2356-3346). Hal 20-30

Dogether, M.A., Muallem, Y.A., Househ, M., Saddik, B., Khalifa, M., (2016). The impact of Automatic Laboratory Request Form on the Quality of Health Care Service. King Saud Bin Abdulaziz for Health Sciences; Elsevier Limited (1876-0341)

Hasugian, A.R., (2015). Peran Standar Operasional Prosedur Penanganan Spesimen untuk Implementasi Keselamatan Biologik (Biosafety) di Laboratorium Klinik Mandiri, Media Litbangkes, Vol. 26 No. 1, Maret 2016, 1 – 8

Kementrian Kesehatan RI. (2011), Standar Akreditasi Rumah Sakit. Jakarta

Lippi, G, Blanckaert, N., Bonini, P., Green, S., Kitchen, S., Palicka, V., Vassault, A.J., Mattiuzzi, C., Plebani M,. (2009). Causes, consequences, detections, and preventions of identifications errors in laboratory diagnostics. Clinical Chemistry and Laboratory Medicine : 47(2):143-153.

Lippi, G., Becan-McBride K, Behúlová D, Bowen RA, Church S, Delanghe J, Grankvist K, Kitchen S, Nybo M, Nauck M, Nikolac N, Palicka V, Plebani M, Sandberg S, Simundic AM.. (2012). Preanalitycal Quality Improvement : In Quality We Trust. Clin Chem Lab Med 2013;51:220-41.

Mulyana. (2013). Analisis Penyebab Insiden Keselamatan Pasien oleh Perawat di Unit Rawat Inap Rumah Sakit X Jakarta. FKM UI.

Natasia, N., Loekqijana, A., Kurniawati, J., (2014). Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pelaksanaan SOP Asuhan Keperawatan di ICU-ICCU RSUD Gambiran Kota Kediri. Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol 28. Hal. 21-25

Pasaribu, A.T.U., (2017). Gambaran Pelaksanaan Ketepatan Identifikasipasien Oleh Perawat Di Instalasi Rawat Inapkelas III RSUD Pasar Minggu Tahun 2017, Skripsi, Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatanuniversitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta

Plebani, M., Michael L. Astion, Julian H. Barth, Wenxiang Chen, César A. de Oliveira Galoro, Mercedes Ibarz Escuer, Agnes Ivanov, Warren G. Miller, Penny Petinos, Laura Sciacovelli, Wilson Shcolnik, Ana-Maria Simundic and Zorica Sumarac (2013). Harmonization of Pre-analytical Quality Indicators. Biochemia Medika 2014;24(1): 105-13.

Shofiah, S., (2017). Pelaksanaan Identifikasi Pasien Dan Spesimen Di Unit Laboratorium RS PKU Muhammadiyah Gamping. Naskah. Manajemen Rumah Sakit, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Sumarni (2017) Analisis Implementasi Patient Safety Terkait Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit. J Ners dan Kebidanan Indones. 2017;5(2):91–9.

WHO. (2007). Patient Identification. Patient Safety Solutions, vol 1, solutions 2. Artikel Pdf. Diakses 8 Januari 2015 dari http://www.who.int/patientsafety/solutions/patientsafety/PS-Solutions2

Yudhawati, D. D., & Listiowati, E. (2016). Evaluasi Penerapan Identifikasi Pasien di Bangsal Rawat Inap RSI Siti Aisyah Madiun. JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit), 4(2).




DOI: https://doi.org/10.32528/ipteks.v5i1.3002

Refbacks

  • There are currently no refbacks.