Akuntansi Masjid Sebagai Solusi Transparansi Dan Akuntabilitas Publik

Norita Citra Yuliarti

Abstract


tempat   untuk   melakukan   atau   melayani   aktivitas   ritual peribadatan.  Namun,  sebenarnya  masjid  apabila  di  sadari  sebagai  salah  satu bentuk organisasi yang memiliki peran yang sangat strategis  dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pusat aktivitas yang meliputi pendidikan, ekonomi, social, budaya dan hokum. Fenomena yang terjadi di masyarakat bahwa praktik pengelolaan keuangan masjid di dasari oleh kepercayaan, tanpa memiliki system untuk mewujudkan kepercayaan tersebut.  Pendanaan masjid di peroleh dari sedekah jamaah, sehingga tanpa pertanggung jawaban keuangan yang jelas dan rinci, otomatis  nama baik pengurus berhadapan dengan resiko yang tinggi selain itu citra masjid juga ikut tercemar. Berangkat dari berbagai kritik akuntabilitas masjid bahwa pengendalian internal dan pengawasan pengelolaan keuangan   pada organisasi masjid masih lemah, penelitian ini mencoba memberikan solusi terhadap problematika yang terjadi yakni pengaplikasian akuntansi masjid. Berawal dari problematika yang di hadapi oleh masjid terutama Masjid Al Qolam yakni belum adanya pertanggungjawaban yang rinci dan jelas terhadap dana umat terutama karena sumber keuangan Masjid Al Qolam berasal dari berbagai pihak, maka penelitian ini akan mengeksplorasi penerapan akuntansi di Masjid Al Qolam selama ini dan memberikan solusi yang tepat untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas public Masjid Al Qolam.


Keywords


masjid, akuntabilitas dan transparansi, akuntansi masjid

Full Text:

PDF

References


Ayub, M.E. 1996. Manajemen Masjid. Jakarta: Gema Insani Press.

Indra, Bastian. 2008. Akuntansi Sekot Publik. Jakarta: Salemba Empat

Mohamed, I. S, N.H.A. Aziz, M.N. Masrek, dan N.M. Daud. 2014. Mosque Fund Management: Issues on Accountability and Internal Controls. Procedia– Social and Behavioral Sciences, Vol. 145, hlm. 189-194.

Mardiasmo, 2009.Akuntansi Sekot Publik. Yogyakarta: Andi.

Mardiasmo. 2006. Pewujudan Transparansi dan Akuntabilitas Publik Melalui Akuntansi Sektor Publik: Suatu Sarana Good Governance. Jurnal Akuntasi Pemerintah ,Vol. 2, No. 1. Hal 1 – 17.

Moleong, L.J.2005.Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. PT Remaja.Rosdakarya. Bandung

Rahayu, Sri. Ludigdo dan Affandy.2007. Studi Fenomenologis Terhadap Proses Penyusunan Anggaran Daerah Bukti Empiris Dari Satu Satuan Kerja Perangkat Daerah Di Provinsi Jambi.Simposium Nasional Aakuntansi X Makasar. 2007. ASPP03

Randa, F. 2011.Rekonstruksi Konsep Akuntabilitas Organisasi Gereja: (Studi Etnografi Kritis Inkulturatif pada Gereja Katolik di Tana Toraja). Symposium Nasional Akuntansi XIVAceh 2011.21-22 Juli.1-39.

Setiyani, H. 2011. Studi Fenomenologis Terhadap Proses Penyusunan Anggran Di Kabupaten Klaten.Skripsi.Program S1 Ekonomi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Silvia, J. 2011.Akuntabilitas Dalam Perspektif Gereja Protestan (Studi Fenomologis Pada Gereja Protestan Indonesia Dongala Jemaat Manunggal Palu). Symposium Nasional Akuntansi XIVAceh 2011.21-22 Juli.1-25.

Simanjuntak, D. A., dan Januarsi, Y. 2011. Akuntabilitas dan Pengelolaan Keuangan di Masjid. Simposium Nasional Akuntansi XIV Aceh.

Siskawati, E., Ferdawati, dan Surya F. 2016. Bagaimana Masjid Dan Masyarakat Saling Memakmurkan? Pemaknaan Akuntabilitas Masjid. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 7(1), 70-80

Yahya, I. 2006. Akuntabilitas dan Pengelolaan Keuangan Daerah. Jurnal Sistem Teknik Industri, Vol.7, No.4.




DOI: https://doi.org/10.32528/ipteks.v4i1.2106

Refbacks

  • There are currently no refbacks.