SPIRITUALITY AND THE HOLY BOOKS AS HYPER-REALITY CONSTRUCTION OF ACCOUNTING?

Moh Halim

Abstract


Abstrak: Tujuan tulisan ini ialah memperkenalkan sebuah epistemologi alternatif dalam membangun dan mengembangkan ilmu akuntansi, yaitu epistemologi spiritualitas dan pandangan kitab suci sebagai pelengkap epistemolgi sebelumnya. Epistemologi ini memandang bahwa pengalaman suci yang dibalut dengan cinta dan wahyu ilahi dapat mengkontruksi sebuah ilmu pengetahuan, termasuk ilmu akuntansi. Dengan epistemologi tersebut ilmu akuntansi tidak semata dipraktekkan berdasarkan rasionalitas dan materialitas, melainkan juga dipraktekkan berdasarkan spirit dan wahyu ilahi. Sehingga ilmu akuntansi dapat membangun tatanan masyarakat dan lingkungan yang seimbang antara spiritual, rasionalitas, dan materialitas yang berpusat kepada wahyu ilahi atau kesadaran ilahiah yang merupakan epistemologi ultima bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan demikian realitas ilmu dan praktek akuntansi yang ada saat ini sudah mulai muncul dan dikembangkan apa yang disebut akuntansi islam, akuntansi syariah, dan lainnya, yang mana sejalan praktik bisnis islam sudah mulai berkembang. Jika praktik akuntansi islam yang ada saat ini masih menekankan pada aspek rasionalitas dan meterialitas yang dikedepankan, maka spiritualitas dan kesadaran ilahian masih menjadi hiperrealitas, artinya ilmu akuntansi yang dibangun dengan epistemologi tersebut menjadi realitas semu, karena realitas praktek akuntansi tidak merujuk kepada kesadaran spiritualitas dan kesadaran ilahiah.

Kata kunci: Akuntansi Syariah, Epistemologi, Hiperrealitas, Spiritualitas


Full Text:

PDF

References


Adlin, A. 2007. Realitas Spiritualitas dan Hierarki Realitas. Cetakan Pertama, Yogyakarta: Jalasutra

Baudrillard, J. 1994. Simulacra and Simulation. Diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Sheila Faria Glaser, Ann Arbor: University of Michigan Press

Bisri, A, M. 2000. Sajak-sajak Cinta Gandrung. Rembang: Al-Ibris

Capra, F. 2006. The Tao of Physics: Menyingkap Kesejajaran Fisika Modern dan Mistisme Timur. Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Aufiya Ilhamal Hafizh. Edisi Keempat. Yogyakarta: Jalasutra

Ibrahim, I., S. 2007. Chaospirituality di Taman Kontemplasi Batin: Refeleksi atas Fenomena Spiritualitas Akhir-akhir ini. Cetakan Pertama, Yogyakarta: Jalasutra.

Kuntowijoyo, 2006. Islam Sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika. Edisi Kedua, Yogyakarta: Penerbit Tiara Wacana

Kuhn, T. 2002. The Structure of Scientific Revolution. Terjemahan dalam bahasa Indonesia oleh Tjun Surjaman, Cetakan Keempat, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mulkhan, A., M. 2007. Sufi Pinggiran: Menembus Batas-Batas. Cetakan Pertama, Yogyakarta: Penerbit Kanisius

Piliang, Y., A. 2007. Membaca Spirit Dunia: Fenomenologi, Semiotika Realitas, Spiritualitas. Cetakan Pertama, Yogyakarta: Jalasutra.

Santoso, L. 2003. Patologi Humanisme (Modern): Dari Krisis Menuju “Kematian” Epistemologi Rasional. Jurnal Filsafat, Jilid 33, Nomor 1, April

Syariati, A. 1996. Humanisme Antara Islam dan Mazhab Barat. Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Afif Muhammad, Bandung: Pustaka Hidayah.

Triyuwono, I. 2008. The Spirituality of Victory, Virgin, and Light (VVL): An Approach towards a New Paradigm of Accounting Research. The Third International Postgraduate Consortium on Accounting, Brawijaya University of Malang, 8-9 Mei 2008.




DOI: https://doi.org/10.32528/jiai.v2i2.1442

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JIAI (Jurnal Ilmiah Akuntansi Indonesia)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View My Stats