KARAKTERISTIK PERFORMA MOTOR BENSIN PGMFI (PROGAMMED FUEL INJECTION) SILINDER TUNGGAL 110CC DENGAN VARIASI MAPPINGPENGAPIAN TERHADAP EMISI GAS BUANG

Rizal Hakim Khaufanulloh Kosjoko Andik Irawan

Abstract


Mappingderajat pengapian pada sistem injeksi merupakan pengapian 3 dimensi
dimana fungsi dari bukaan gas (TPS) dan putaran mesin (RPM) digunakan untuk
menentukan derajat pengapian untuk proses pembakaran didalam silinder. Sistem
pengapian 3 dimensi menghasilkan performa motor bensin yang signifikan,
baik pada putaran rendah, putaran menengah maupun putaran tinggi. Sistem
pengapian 3 dimensi juga menghasilkan kadar emisi gas buang yang sangat
rendah dengan nilai lambda mendekati 1. Hasil pengujian maupun pembahasan
performa dan emisi gas buang motor bensin 4 langkahPGMFI silinder tunggal 110
cc dengan 5 variasi mappingderajat pengapian (ecuvariasi 1, ecuvariasi 2,ecu
variasi 3, ecuvariasi 4 dan ecuvariasi 5) yang telah dilakukan dapat disimpulkan
bahwa nilai lambda emisi gas buang yang optimal terdapat pada ecuvariasi 1
sebesar 1,003 dengan daya rata-rata sebesar 3,669 HP, torsi rata-rata sebesar
7,738 N.m, tekanan efektif rata-rata mencapai 900,395 kPa, sfc terendahnya
mencapai 0,032 kg/HP.jam, kadar emisi gas buang pada putaran mesin stasioner
yaitu O2 15,54 g/Km, CO2 4,4 g/Km, CO 0,16 g/Km, NOx 0,027 g/Km dan HC
0,065 g/Km, pada putaran mesin menengah yaitu O2 14,2 g/Km, CO2 12,5 g/Km,
CO 1,64 g/Km, NOx 0,037 g/Km dan HC 0,388 g/Km, pada putaran tinggi yaitu O2
15,1 g/Km, CO2 12,2 g/Km, CO 0,88 g/Km, NOx 0,037 g/Km dan HC 0,239 g/Km.
Kata kunci:Mapping pengapian, kurva pengapian, ECU, derajat pengapian
injeksi, emisi gas buang, lambda, torsi, daya, tekanan efektif rata-rata, sfc.


Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.