Efektivitas Terapi Yoga Ketawa Terhadap Tingkat Distres Pada Mahasiswa Tahun Pertama Di Kota Yogyakarta

annisa warastri, Andhita Dyorita Khoiryasdien

Abstract


Penelitian ini akan mengangkat fenomena mengenai stres yang dialami oleh mahasiswa tahun pertama di Kota Yogyakarta.  Penyebab dari stres tersebut dari berbagai macam faktor diantaranya tuntutan yang berbeda dari lingkungan perguruan tinggi, jauh dari orang tua, tuntutan untuk mandiri, masalah keuangan dan lain-lain.  Mahasiswa yang mengalami distres akan diberikan suatu intervensi yaitu Terapi Yoga Ketawa.  Yoga Ketawa merupakan terapi gabungan antara yoga dan terapi ketawa yang diciptakan oleh seorang dokter India yang bernama Dr. Madan Kataria.  Penelitian ini menggunakan metode kuasi – eksperimen.  Desain yang digunakan adalah one group pre - posttest.  Terapi Yoga Ketawa dilakukan sebanyak 6 kali pertemuan.  Dari hasil penelitian diperoleh adanya peningkatan skor coping strategies dari pretest ke arah posttest, selain itu dari hasil uji hipotesis diperoleh angka signifikansi 0,000 yang menunjukkan bahwa Terapi Yoga Ketawa efektif untuk menurunkan tingkat distres pada subjek penelitian.    

 

Kata Kunci: Distres, Terapi Yoga Ketawa.


Keywords


Distres, Terapi Yoga Ketawa

Full Text:

PDF

References


Ardiansyah, G. 2014. Pengaruh Terapi Musik Klasik dan Murotal Terhadap Penurunan Tingkat Stres Mahasiswa Semester Akhir Universitas Muhammadiyah Surakarta. Skripsi. (tidak diterbitkan). Surakarta :Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Christyanti, D., Mustami’ah, D., Sulistiani, W. 2010. Hubungan Antara Penyesuaian Diri Terhadap Tuntutan Akademik Dengan Kecenderungan Stres Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya. Jurnal Insan. Vol.12, No. 3, Hal 153-159.

Desinta, S.2011. Terapi Tawa Untuk Menurunkan Stres Pada Penderita Hipertensi. Tesis. (tidak diterbitkan). Yogyakarta :Universitas Gadjah Mada.

Dewi,E.L.2010.Apa Sih Yoga Ketawa Itu.Diunduh pada 31 Mei 2017, dari http://www.pembelajar.com/apa-sih-yoga-ketawa-itu.

Dewi, E.L. 2015. Buku Panduan Certified Laughter Yoga Leader Training (Edisi Bahasa Indonesia). Yogyakarta : Laughter Yoga International University.

Hayati, R., Widyana, R., Sholichah, M. (2015). Terapi Tawa Untuk Menurunkan Kecenderungan Burnout Pada Guru Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Psikologi Indonesia Humanitas. Vol.12, No.1, Hal 60-72.

Kholidah, E. N., Alsa, A.2012. Berpikir Positif Untuk Menurunkan Stres Psikologis. Jurnal Psikologi. Vol.39, No.1, Hal 67-75.

Kinasih, A.S.2010.Pengaruh Latihan Yoga Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup. Buletin Psikologi. Vol.18, No. 1, Hal 1-12.

Kusmiyati. 2014. Studi: Remaja Sekarang Lebih Mudah Stres. Diunduh pada 31 Mei 2017 dari http://health.liputan6.com/read/829675/studi-remaja-sekarang-lebih-mudah-stres.

Lazarus, R. S., Folkman, S. (1984). Stres, Appraisal and Coping. Diunduhpada 31 Mei 2017, darihttp://gen.lib.rus.ec/search.php?req=richard+s+lazarus&open=0&res=25&view=simple&phrase=1&column=def.

Mas’udah, R. 2014. Hubungan Antara Strategi Coping (Koping) Stres Dengan Bentuk Stres Mahasiswa Baru Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Skripsi. (tidak diterbitkan). Malang :Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Nasution, I,K. 2007. Stres Pada Remaja. Makalah Penelitian. (tidak diterbitkan). Medan :Universitas Sumatera Utara.

Paramitasari, R, Alfian, I.R. 2012. Hubungan Antara Kematangan Emosi Dengan Kecenderungan Memaafkan Pada Remaja Akhir. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Vol 1 No 2, Juni 2012

Santrock, J.W. 2007. Adolescence : Perkembangan Remaja. Jakarta : Erlangga

Supardi. (2016). Pengaruh Terapi Tawa Terhadap Penurunan Tingkat Stres Dalam Menyusun Skripsi Pada Mahasiswa Fisioterapi Semester Akhir Di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Skripsi. (tidak diterbitkan). Yogyakarta :Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Tarigan, I. 2009. Sehat Dengan Terapi Tertawa. Diunduhpada 31 Mei 2017, darihttp://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2009/06/25/1325/13/Sehat-dengan-Terapi-Tertawa.

Weinberg, M. K., Hammond, T. G., Cummins, R. A. (2013). A pilot Study: The Impact of Laughter Yoga on Dubjective Well-Being. Europian Journal of Humour Research 1(4), Page 25-34.

Woodbury, M. A., Schwabe, M. M. R. (2015). Laughter Yoga: Benefits of Mixing Laughter and Yoga. J Yoga Phys Ther. Vol.5, Issue 4, Page




DOI: http://dx.doi.org/10.32528/ins.v14i2.1407

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.