Hubungan Antara Kepribadian Introvert Dan Ekstrovert Dengan Speaking Skill Mahasiswa Prodi D III Keperawatan Tahun Akademik 2017/2018

Siswoto Hadi Prayitno, Sylene Meilita Ayu

Abstract


Tipe kepribadian introvert memiliki ciri ketika menghadapi sesuatu banyak dipengaruhi oleh faktor subyektif yang berasal dari dunia batin, sebaliknya kepribadian ekstrovert memiliki ciri lebih terbuka dan lebih dapat bersosialisasi. Perbedaan kedua kepribadian tersebut berpengaruh pada kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi, termasuk kecakapan berkomunikasi Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tipe kepribadian introvert dan ekstrovert dengan speaking skill mahasiswa semester 1 Prodi D III Keperawatan Rustida Tahun Akademik 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif non eksperimental. Populasi penelitian ini mahasiswa semester 1 Prodi D III Keperawatan Rustida dengan sampel sebanyak 38 mahasiswa. Teknik analisis data kolmogrov smirnov test digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan nilai p 0.807 >0.05 yang artinya tidak ada perbedaan secara bermakna antara tipe kepribadian ekstrovert dan introvert terhadap speaking skill mahasiswa. Motivasi belajar, dan peran dosen dalam pembelajaran, juga merupakan faktor yang mempengaruhi speaking skill.

Keywords


tipe kepribadian introvert; ekstrovet; speaking skill

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Agus Suganda, Arif Hidayat, Indri Widayastuti, E. R. (2010). Upaya meningkatkan kemampuan bicara siswa dalam bahasa inggris melalui permainan sanke and ladder di kelas VII A SMP negeri cimahi. Bandung: UPI.

Aliyah, P. (2006). Hubungan tipe kepribadian ekxtrovert dan introvert dengan perilaku asertif pada siswa-siswi pesantren X di bogor. Bogor: Universitas Bina Nusantara.

Anya Cahyaning, R. C. (2015). Perbedaan communication privacy management di media sosial twitter pada remaja dengan tipe kepribadian extrovert dan introvert. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 4(1), 65–70.

Arsjad, Maidar G. dan Mukti, U.S. (1993). Pembinaan kemampuan berbicara bahasa indonesia. Jakarta: Erlangga.

Ayu, D., Wiryadi, A., Ayu, P., & Dharmayanti, P. (2016). Pengaruh anxiety dalam speaking activities. Jurnal Bakati Saraswati, 05(02), 2088–2149.

Azizah, Y. N. (2016). Perbedaan antara tipe kepribadian ekstrovert dan intovert dengan tingkat stres pada mahasiswa fakultas hukum universitas muhammadiyah surakarta. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Brown, H.D. (1994). Teaching by principles: An interactive approach to language pedagogy. Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice Hall Regents.

Burns, A., & Joyce, H. (1997). Focus on speaking: National center for english language teaching and research. Sydney: Published North Ryde, N.S.W: National Centre for English Language Teaching and Research.

Butsi, F. I. dan D. (2016). Metode pembelajaran dan kepribadian ekstrovert serta pengaruhnya terhadap prestasi belajar. Jurnal Kultura, 17(1), 5554–5562.

Catrunada, L. (2014). Perbedaan kecenderungan prokrastinasi tugas skripsi berdasarkan tipe kepribadian introvert dan ekstrovet. Salatiga: Universitas Gunadarama Salatiga.

Edwina Renaganis Rosida & Tri Puji Astuti. (2015). Perbedaan penerimaan teman sebaya ditijua dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Jurnal Empati, 4(1), 77–81.

Fitri, I. P. & R. A. (2014). Hubungan tipe kepribadian ekstovert dan introvert dengan tahapan komunikasi intim pada dewasa. Jakarta: Universitas Bina Nusantara Jakarta.

Hermayawati. (2010). Analisis kesulitan belajar bahasa inggris mahasiswa. Jurnal Sosio-Humaniora, 1(1), 1–14.

Kuntjojo. (2009). Psikologi Kepribadian. Kediri: Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Oller, John W. Jr. 1979. Language test at school: A pragmatic approach. London: Longman Group Limited.

Rahman, M. A. (2013). A Study on the correlation between personality and speaking proficiency of the first semester English literatire student of FIB UB 2012. Malang: Universitas Brawijaya.

Ratih, K. (2005). Motivasi dalam usaha meningkatkan ketrampilan wicara bahasa inggris mahasiswa jurusan non bahasa inggris universitas muhammadiyah surakarta 2001/2002. Jurnal Penelitian Humaniora, 6(1), 14–27.

Riwidikdo, H. (2009). Statistik Kesehatan. Jakarta: Rohima Press.

Samandi, S. M. (2014). Analisis hubungan kepribadian Extrovert-introvert dan kemampuan berbicara siswa program study pendidikan Bahasa Inggris Universitas Halu Oleo. Manado: Universitas Halu Oleo Manado.

Sutiyoso. (2010). Peningkatan kemampuan berbahasa inggris mahasiswa seni tari semester empat melalui kbm berbahasa inggris pada mata kuliah kajian dan peningatan pengembangan kurikulum dengan pendekatan cooperative learning. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Tarigan, Henry Guntur. (2008). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Tarigan, Djago. (1990). Teknik Pengajaran Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa

Tarigan, Henry Guntur. (1983). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Tarmidzi, D. S. (2012). Hubungan antara tipe kepribadian ekstrovert dan introvert dengan prestasi akademik mahasiswa fakults tehnik universitas indonesia. Jakarta: Universitas Indonesia.

Winarso, W. (2015). Perbedaan tipe kepribadian terhadap sikap belajar matematika siswa kelas 10 sma islam al-azhar 5 cirebon personality type of attitude difference learning math class 10 sma. Jurnal Saintmart, IV(1), 67–80.

Zubaidah, C. (2017). Hubungan kepribadian introvert dengan komunikasi verbal siswa kelas 11 sman satu kademangan blitar. Kediri: Universitas Nusantara PGRI.




DOI: http://dx.doi.org/10.32528/ins.v14i1.1077

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.