Peran Komitmen Pernikahan tipe Personal Dedication terhadap Kepuasan Pernikahan pada Individu yang Menjalani Commuter Marriage

Fira Maharani, Melok Roro Kinanthi

Abstract


Fenomena commuter marriage di Indonesia semakin banyak dijumpai dan di masa mendatang semakin meningkat. Pelaku commuter marriage menghadapi berbagai tantangan yang terkait dengan  kepuasaan pernikahan. Berdasarkan penelusuran literatur yang dilakukan oleh peneliti, terdapat sejumlah variabel yang berkorelasi maupun berkontribusi terhadap kepuasaan pernikahan. Di antara berbagai variabel tersebut, peneliti akan berfokus lebih dalam pada variabel komitmen pernikahan tipe personal dedication sebagai variabel yang diduga berkontribusi atau berperan terhadap kepuasan pernikahan pada individu yang menjalani commuter marriage. Partisipan penelitian ini adalah individu yang menjalani commuter marriage dimana partisipan dipilih dengan menggunakan incidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah ENRICH Marital Satisfaction Scale dan Commitment Inventory – Dedication Commitment Item. Hasil uji regresi sederhana menunjukkan komitmen pernikahan tipe  personal dedication memiliki peran terhadap kepuasan pernikahan pada individu yang menjalani commuter marriage. Sumbangan personal dedication terhadap kepuasaan pernikahan adalah sebesar 11,9%, sementara sisanya, yakni 82,1% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peran personal dedication terhadap kepuasan pernikahan pada individu yang menjalani commuter marriage. Dengan demikian, psikolog atau konselor pernikahan dapat membantu meningkatkan  personal dedication pasutri commuter marriage agar mereka dapat meningkatkan kepuasan pernikahan.

 


 

 


Keywords


Kepuasan Pernikahan, Komitmen Pernikahan, Personal Dedication, Commuter Marriage.

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Amanah, M. (2014). Gambaran Trust Pada Pasangan Suami-Istri yang Menjalani Commuter Marriage Tipe Adjusting dengan Usia Pernikahan 0-5 Tahun. Bandung: Universitas Padjajaran. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Byadgi, S. (2011). Conflict Management and Marital Satisfaction among Dual Earner Couples. Dharwad: University of Agricultural Sciences. Tesis Tidak Diterbitkan.

Carrere, et. Al. (2000). Predicting marital stability and divorce in newlywed couples. Journal of Family Psychology, 14(1), 42-48.

Desmayanti, S. (2009). Hubungan antara Resoulusi Konflik dan Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Suami Istri Bekerja pada Masa Awal Pernikahan. Depok: Universitas Indonesia. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Dinani, T., et.al. (2014). Study on the relationship between love attitudes and marital satisfaction among married women. European Online Journal of Natural and Social Sciences , 3 (3), 468-474.

Dorodjatoen, A. M. (2009). The Emergence of Jakarta-Bandung Mega-Urban Region. Diakses pada 7 Nopember 2016 dari http://www.n-aerus.net/web/sat/workshops/2009/Rotterdam/pdf/Mahesa.pdf

Gross, H., & Gerstel, N. E. (1982). Commuter Marriages: A Review. Dalam Gross, H. & Sussman, Marvin B. (Eds). Marriage and Family Review 5th Ed. New York: Haworth Press.

Ho, M.Y., Chen, S.X., Bond, M.H., Hui, C,M., Chan, C., & Friedman, M. (2012). Linking adult attachment styles to the relationship satisfaction in Hongkong and United States: the mediating role of personal and structural commitment. Journal of Happiness Studies, 13, 565-578.

Handayani, F. (2016). Komitmen, conflict resolution, dan kepuasan perkawinan pada istriyang menjalani hbungan pernikahan jarak jauh.Psikoborneo, 4(3), 518-529.

Jannah, D.K. (2013). Faktor Penyebab dan Dampak Perselingkuhan dalam Pernikahan Jarak Jauh. Yogyakarta: Universitas Ahmad Dahlan. Skripsi Tdak Diterbtkan.

Johnson, M., Caughlin, J., & Huston, T. (1999). Tripartite nature of marital commitment: Personal, moral, and structural reasons to stay married. Journal of Marriage and the Family, 160-177.

Jones, W. H., & Adams, J. M. (1999). Handbook of Interpersonal Commitment and Relationship Stability. New York, NY: Kluwer Academic/Plenum Publishers.

Jones, W.H., Adams, J.M., Monroe, P.R., & Berry, J.O. (1995). A psychometric exploration of marital satisfaction and commitment. Journal of Social Behaviour and Personality, 10(4), 923-932.

Julinda, & Marini., L (2008). Gambaran Kepuasan Pernikahan Istri pada Pasangan. Jurnal Psikologi. Medan: Universitas Sumatera Utara. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Latifatunnikmah, L. (2015). Komitmen Pernikahan pada Pasangan Suami Istri Bekerja. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Layinah, S.F. (2016). Gambaran Gaya Resolusi Konflik pada Pasangan Commuter Marriage di Kecamatan Cisarua Kabupaten Sumedang. Bandung: Universitas Islam Bandung. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Litiloly, F., & Swastiningsih, N. (2014). Manajemen stres pada istri yang mengalami long distance marriage. Empathy, 2(2), 53-61.

Mc Cray, M.L. (2015). Infidelity, Trust, Commitment, and Marital Satisfaction among Military Wives during Husbands’ Deployment. Walden University. Disertasi Tidak Diterbitkan.

Miller, S., & Perlman, D. (2009). Intimate Relationship. 5th ed. New York: McGraw Hill.

Mishara, K. (2016). Strategi komunikasi dalam commuter marriage. Jurnal USU, 2(17), 1-10.

Nantasia, T.A. (2016). Perbedaan Trust pada Pasangan yang Menjalin Hubungan Jarak Jauh Ditinjau dari Status Perkawinan. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Nihayah, Z., Adriani, Y., & Zulfa I. W. (2012). Peran religiusitas dan faktor-faktor psikologis terhadap kepuasan pernikahan. Diakses tanggal 14 November 2015, dari Conference Proceedings: Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS XII) http://eprints.uinsby.ac.id/265/1/Buku%202%20Fix_425.pdf.

Nisa, F. (2015). Gambaran Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Suami Istri Commuter Marriage Tipe Adjusting yang Memiliki Anak. Bandung: Universitas Padjajaran. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Nisfianoor, M. (2009). Pendekatan Statistika Modern untuk Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Nuraini, F.D., & Masykur, A.M. (2015). Gambaran dinamika psikologis pada istri pelaut. Empathy, 4(1), 82-87.

Puspita, J.Z. (2016). Peran Trust terhadap Kualitas Pernikahan pada Pasangan Commuter Marriage serta Tinjauannya dalam Islam. Jakarta: Universitas YARSI. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Rachmawati, D., & Mastuti, E. (2013). Perbedaan tingkat kepuasan perkawinan ditinjau dari tingkat penyesuaian perkawinan pada istri Brigif 1 Marinir TNI AL yang menjalani long distance marriage. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 2(1), 1-8.

Ramadhini, S., & Hendriani, W. (2015). Gambaran trust pada wanita dewasa awal yang sedang menjalani long distance marriage. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 4(1), 15-20.

Rebello, K., Silva Jr, M.D., & Brito, R.C.S. (2014). Fundamental factors in marital satisfaction: an assessment of Brazilian couples. Psychology, 5, 777-784.

Rusbult, C., Martz, J., & Agnew, C. (1998). The Investment Model Scale: measuring commitment level, satisfaction level, quality of alternatives, and investment size. Personal Relationship, 357-391.

Stanley, S.M., & Markman, H.J. (1992). Assesing commitment in personal relationship. Journal of Marriage and Family, 54, 595-607.

Swadiana, S. R. (2014). Penyesuaian Perkawinan Pada Istri yang Menjalani Commuter Marriage. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Serli, M. (2016). Komitmen dan Kepuasan Pernikahan pada Istri yang Bekerja. Pekanbaru: UIN Sultan Syarif Kasim. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Setyaningrum, I., Wahyuningsih, S., & Ekasari, N. (2007). Permasalahan pada Istri dalam Commuter Marriage. Surabaya: Universitas Surabaya. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Weiselquist, J., Rusbult, C., & Agnew, C. (1999). Commitment, pro-relationship behavior, and trust in close relationship. Journal of Personality and Social Psychology, 77, 942-966.

Wulandari, D.A. (2014). Komitmen Perkawinan Ditinjau dari Kepuasan dalam Perkawinan. Dimuat pada Prosiding Hasil Seminar Penelitian LPPM UMP, ISBN 978-602-14930-2-1.

Media Massa

Suami Istri Terpisah Sampai Kapan, Jawapos.com, 21 Februari 2015. Diakses dari http://www.jpnn.com/news/suami-istri-terpisah-jarak-sampai-kapan pada 13 Desember 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 INSIGHT

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats