Perbedaan Perceived Quality Konsumen Yang Menggunakan Make Up X dan Y

Rifda Aidil Fira, Eka Dian Aprilia

Abstract


Kualitas sebuah produk adalah salah satu hal yang dipertimbangkan konsumen dalam membeli. Persepsi konsumen terhadap kualitas sebuah produk sangatlah penting dalam proses pembelian, apabila konsumen tidak mempunyai persepsi yang bagus terhadap produk dari merk tertentu maka kecil kemungkinan konsumen akan membeli produknya. Banyaknya merk-merk di pasar Indonesia, baik merk global seperti merk X dan merk lokal seperti merek Y. Agar kedua produk dari merk tersebut menjadi pilihan atau dapat diterima konsumen, maka harus memiliki Perceived Quality yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perceived quality konsumen yang menggunakan make up X dan Y. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling, dengan jumlah sampel penelitian terdiri dari 50 konsumen menggunakan make up X dan 50 konsumen menggunakan make up Y. Hasil uji analisis hipotesis dengan menggunakan Independent Sample t-test menunjukkan bahwa nilai signifikansi p=0,754 (p<0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat perbedaan perceived quality konsumen yang menggunakan make up X dan Y.

Keywords


perceived quality; make up x; make up y

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Aaker. (1991). Managing brand equity : capitalizing on the value of a brand name. New York : London Toronto Sidney

Azwar. (2011). Penyusunan skala psikologi ed 1. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Azwar. (2013). Penyusunan skala psikologi ed 2. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Belopa. (2015). Hubungan kepercayaan merek dan persepsi kualitas dengan minat beli ulang produk kecantikan silver internasional clinic Balik papan. E Journal Psikologi. 3(2), 659-671

Cateora, (2007).Pemasaran internasional. Jakarta : Salemba Empat

Chao & Schor (1996). Empirical test of status consumption : evidence of women cosmetics. Working Paper.University of Tillburg. Netherland

Durianto. (2004). Strategi menaklukkan pasar melalui riset ekuitas dan perilaku merek Cetakan ketiga. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama

Ferrinadewi. (2005). Atribut produk yang dipertimbangkan dalam pembelian kosmetik dan pengaruhnya pada kepuasan konsumen di surabaya. Jurnal Managemen dan Kewirausahaan. 7(2), 139-151

Habibah & Sumiati. (2016). Pengaruh kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Wardah di kota Bangkalan Madura. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. 1(1), 31-48

Hgau, Mintarti & Kuleh. (2012). Pengaruh brand loyalty dan perceived quality terhadap keputusan pembelian handphone nokia. JurnalKinerja. 9(2)

Hurlock. (1999). Psikologi perkembangan :suatu perkembangan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta :Erlangga

Kotler & Keller, (2003). Marketing Management. New Jersey : Pearson EducationInc

Korichi, Pelle de Queral, Gazano & Aubert (2008). Why women use make up : implication of psychological traits in make up functions. Journal Cosmetics Science. 59, 127-13

Lee, Knight & Kim (2008). Brand analysis of a US global brand in comparison with domestic brands in Mexico, Korea and Japan. Journal of product & brand management. 17(3), 163-174

Nasution. (2011). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat berbinis dengan sistem multi level marketing/MLM. Jurnal Keuangan dan Bisnis, 3(1)

Ozsomer. (2012). The interplay between global and local brands : a closer look at perceived brand globalness and local iconness. Juornal of International Marketing. 20(2), 72-95

Papalia, Olds & Feidman.(2008). Human Development. New York : McGraw

Parasuraman, Zeithaml & Berry. (1998). Servqual : a multiple-item scale for measuring consumer perception of service quality. Journal of Retaining. 64(1)

Pramuningtias, (2007). Perbedaan tingkat kepercayaan diri pada remaja putri dilihat dari pemakaian kosmetika wajah. Naskah Publikasi Skripsi. Yogyakarta

:Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma.

Putri & Prihastuty. (2014). Perceived quality konsumen terhadap local cosmetic brand dan global cosmetic brand (studipada Martha tilaar dan the body shop). Journal of Social and Industrial Psychology. 3(1).

Roy & Chau. (2011). Consumer-based brand equity and status-seeking motivation for a global versus local brand. Asia Pacific Journal of Marketing and Logistics. 23(3), 270-284

Schiffman & Kanuk.(2004). Consumer behavior, internasional edition. New Jersey : Pearson Prentice Hall

Sugiono. (2013). Satitistika untuk penelitian.Bandung : Alfabeta

Sunartio, Sukmto & Dianovinina.(2011). Social comparison dan body dissatisfaction pada wanita dewasa awal. Jurnal Humanitas. 9(2), 157-168

Sulistyari & Yoestini. (2012). Analisis pengaruh citra merek, kualitas produk, dan harga terhadap minat beli produk oriflamme (studi kasus mahasiswi fakultas ekonomika dan bisnis jurusan managemen universitas diponegoro semarang). Diponegoro Journal of Management. 1(1), 1-17

Syahputri, (2013). Pengaruh kualitas produk terhadap citra merek dan keputusan pembelian kosmetik wardah. Naskah Publikasi Skripsi. Medan :Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara

Tarmedi & Asri (2002). Pengaruh perceived quality dari brand equity terhadap keputusan pembelian deterjen bukrim. Jurnal Pendidikan Managemen Bisnis. 8(15), 36-100

Tati, Suharyono & Yulianto. (2015). Pengaruh country of origin dan global bran image terhadap minat beli dan keputusan pembelian (survey pada konsumen yang membeli smartphone Samsung galaxy di asia tenggara). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB). 25(1)

Wardah beauty, (2013). Diakses pada 24 November 2016 dari http://www.wardahbeauty.com/

Wulansari & Budiadi. (2015). Pengaruh persepsi iklan di televisi produk kosmetik wardah terhadap keputusan pembelian produk kosmetik wardah (studi pada mahasiswi UKKI angkatan 2011-2014 universitas negeri surabaya). Jurnal Managemen. 15(1),

Yoo, Donthu & Lee. (2000). An examination of selested marketing mix elements and brand equity. Journal of the Academy of Marketing Science. 28(2), 195-211

Zareein & Ashtiani. (2015). Consumer perceptions of global and local brands. Indian Journal of Fundamental and Applied Life Sciences. 5, 4247-4255


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats