KAJIAN INTENSITAS HUJAN DENGAN DEBIT BANJIR SERTA INTEGRASI DENGAN SISTEM INFORMASI BENCANA (STUDI KASUS DAS DINOYO KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER)

Silvi Yustitia Eka Pratiwi Nanang Saiful Rizal Totok Dwi Kuryant

Sari


Banjir merupakan peristiwa alam yang sangat sering terjadi. Hal ini terjadi karena perubahan iklim global, perubahan tata guna lahan yang sangat ekstrim dan kurangnya sistem informasi kebencanaan. Banjir bandang di Kecamatan Panti pada tanggal 31 Desember 2005 dan 1 Januari 2006 telah merenggut korban jiwa sebanyak 73 orang, 7605 jiwa diungsikan, merusak rumah sejumlah 385 buah  serta beberapa fasilitas umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara curah hujan, intensitas, debit banjir, tinggi air, kecepatan aliran dan status kebencanaan yang disandang dengan mengintegrasi curah hujan serta debit banjir menggunakan modifikasi stasiun penakar hujan. Metode yang digunakan untuk mencari debit dalam penelitian ini adalah Hidrograf Banjir metode Nakayasu. Dari hasil perhitungan didapatkan debit pada saat banjir bandang adalah 157,66 m3/dt dengan kecepatan aliran 2,686 m/dt sehingga daya tampung dari sungai mengalami kelebihan kapasitas dari debit sungai normal yakni 133,454 m3/dt. Dari hasil pengolahan data oleh sensor hujan dan mikrokontroler didapatkan tampilan pada komputer berupa tinggi curah hujan dan status kebencanaan yang disandang.

 

Kata kunci       : Banjir, Debit, Status Kebencanaan


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.