Kesukarelaan Warga Dalam Politik (Political Voluntarism)

Sri Praptianingsih dan Fauziyah

Sari


Penelitian ini mengkaji partisipasi warga negara dalam politik khususnya pemilihan umum, baik pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan kepala daerah. Pendekatan terutama dilakukan secara normatif melalui studi kepustakaan, khususnya menyangkut kesempatan yang diberikan oleh negara kepada warga untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara normatif kesempatan untuk berpartisipasi dalam kehidupan politik sudah dibuka dengan sangat luas, dimanfaatkan dengan baik dalam bentuk pendirian partai politik. Terdapat upaya pengurangan/penyederhanaan berkait dengan jumlah partai peserta pemilu, tetapi pengurangan tersebut terjadi berdasar sistem/pengaturan undang-undang yang memperketat/memperberat persyaratan partai untuk ikut pemilu tanpa mengurangi kebebasan orang untuk berpolitik, termasuk mendirikan partai dan mengikuti pemilihan umum. Partai Politik dan kesukarelaan warga masyarakat dalam kegiatan politik menjadi penentu faktor yang sangat dominan dalam keberhasilan penyelenggaraan kegiatan pemilihan umum. Perkembangan kehidupan kepartaian tidak paralel dengan perkembangan tingkat kesukarelaan warga. Jumlah pemilih dalam pemilu, cenderung menurun dalam tiap pemilu sebaliknya golput cenderung mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan oleh :1.) adanya pandangan masyarakat bahwa pemilu tidak memberikan manfaat bagi mereka, karena partai politik belum mampu menjalankan tugas dan fungsinya dalam bidang pengawasan terhadap eksekutif/birokrasi sehingga memberikan dampak kesejaterteraan bagi masyarakat; dan 2.) adanya anggapan masyarakat bahwa pemimpin yang sudah terpilih tidak beritikad untuk menyejahterakan masyarakat, sehingga masyarakat menjadi lebih apatis dalam kegiatan politik.

Kata kunci: Partisipasi, Golput, Pemilu


Referensi


Adi Chandra Utama, 2006, Lembaga Non Goverment dan Problemnya, Yayasan Obor Indonesia.

Huntington, Samuel 1976, Joan, Politic Practies. Harvard University: Perpustakaan CSIS.

Ibrahim, 2008, Masyarakat Madani dan Civil Society, CV. Raja Grafindo, Jakarta

J.J. Rousseau dalam Rizky Argama, 2004, Pemilihan Umum di Indonesia Sebagai Penerapan Konsep Kedaulatan Rakyat. Jakarta : Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Mirriam Budiarjo, 2008, Dasar- dasar Ilmu Politik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Public Administration and Public Affair (Administrasi Negara dan MasalahMasalah Publik). Terjemahan Luciana Lontoh. Jakarta: PT. Raja Grasindo Persada.

Rafael, Raga dan Maran, 2001, Pengantar Sosiologi Politik, Raja Grafindo, Jakarta.

Richard, 2001, Pemilihan Umum Dan Pendidikan Politik, Jakarta, Pustaka Sinar Harapan.

Subandi Al Marsudi, 2006, Pancasila dan UUD 1945 Dalam Paradigma Reformasi, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Sundariningrum dalam Sugiyah 2001, Partisipasi Masyarakat Dalam Politik, Jakarta PT. Grasindo.

Suryana Daniel. 2008. Indonesia Dalam Transisi Politik, Cet I. Bandung Pustaka Sastra.

Triwarti Arsal 2001, Partisipasi Politik Elit Agama Islam Di Kota Magelang, FIS Unnes.

Waimer Dalam Sastroatmojo, 1995, Partisipasi Partai Politik, Raja Grafindo, Jakarta

Zaim, 2003, Reinventing Government: How The Entrepreneurial Spirit is Transformating The Public Sector. Massachusetts: Addison Wesley Company


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.