Analisa Penentuan Estimasi Jarak Gangguan pada Sistem Distribusi Menggunakan Metode ETAP 12.6.0

M A'an Auliq, Indra Bagus Pratama

Abstract


Abstrak - Dalam penyaluran tenaga listrik, baik saluran transmisi dari pusat pembangkit ke gardu induk, maupun jaringan distribusi dari gardu induk ke konsumen, kerap dijumpai gangguan hubung singkat. Keadaan tersebut jika dibiarkan secara terus menerus akan menyebabkan terjadinya penurunan keandalan sistem tenaga listrik dan kualitas energi listrik yang disalurkan, serta munculnya komplain dari masyarakat akibat lamanya pencarian titik gangguan yang mempengaruhi panjangnya durasi pemadaman listrik. Oleh karena itu, menentukan lokasi gangguan secara tepat dan cepat merupakan hal yang penting dalam sistem distribusi tenaga listrik. Penentuan jarak lokasi gangguan pada Penyulang Seruji PLN ULP Jember Kota ini disimulasikan dengan menggunakan software ETAP. Hasil simulasi yang diperoleh dibandingkan dengan jarak gangguan riil yang terjadi di lapangan. Melalui perbandingan tersebut, nilai eror terkecil dapat diketahui, sehingga titik gangguan bisa ditemukan dengan lebih mudah dan cepat. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa titik gangguan dapat ditentukan dengan menyimulasikan gangguan di setiap bus pada ETAP sesuai dengan jenis gangguannya. Rata-rata eror dan selisih jarak gangguan hubung singkat terbesar yang diperoleh terdapat pada gangguan hubung singkat 1 fasa dengan persentase eror 1,58537% dan pada gangguan 3 fasa yang memiliki persentase eror 1,40798% dengan selisih jarak 127 meter. Sementara itu, rata-rata eror dan selisih jarak gangguan hubung singkat terkecil terdapat pada gangguan hubung singkat fasa ke fasa yang memiliki persentase eror 0,54324% dengan selisih jarak 49 meter, dengan maksimal eror sebesar 2%. Hasil pengujian dan analisis metode ETAP 12.6.0 dapat digunakan untuk menentukan estimasi jarak lokasi gangguan hubung singkat di PLN ULP Jember Kota secara optimal.


Keywords


Short Circuit, Fault Point and Distance, ETAP, Electrical Power System

References


Al Qayyimi, T.A, Ontoseno P., dan N.K, Aryani. 2017. “Penentuan Lokasi Gangguan Hubung Singkat Pada Jaringan Distribusi 20 Kv Penyulang Tegalsari Surabaya dengan Metode Impedansi Berbasis GIS (Geographic Information System)”. Jurnal Tek. ITS. 6 (1), 66.

Gaffar, Ahmad, dan Dedi Arisandi. 2017. “Analisis Gangguan Hubung Singkat Pada Jaringan Distribusi 20 Kv Di Gardu Induk Panakkukang”. Jurnal Elektrika Politeknik Negeri Ujung Pandang. 14 (2), 158-160.

Setiwidayat, S. 2004. “Setting Waktu Kritis Operasi Breaker dalam Mengatasi Gangguan Sistem dengan Menggunakan Kurva Ayunan”. Jurnal Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri III FT-UMS. 3(7).

Sibarani, Hendri Agustin, dan Firdaus. 2019. “Sistem Penentuan Lokasi Gangguan Pada Jaringan Distribusi 20 Kv GI Garuda Sakti Penyulang Panam dengan Metode Impedansi”. Jurnal Online Mahasiswa Bidang Teknik dan Sains. 6 (1), 6-9.

Wahyudi, SN. 2012. Proteksi Sistem Distribusi Tenaga Listrik. Depok: Garamond.

Buku 1 Kriteria Disain Enjinering Konstruksi Jaringan Distribusi Tenaga Listrik. Jakarta: PT. PLN (Persero).2010.




DOI: https://doi.org/10.32528/elkom.v3i1.4353

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  View My Status