KOMPETISI BAHASA SEBAGAI WUJUD EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

Rofiatul Hima

Abstract


Kompetisi wujud kebahasaan saat ini sering digunakan dalam pertuturan maupun dalam penulisan karya ilmiah. Tampaknya penutur Bahasa Indonesia (BI) sering menggunakan kosa kata bahasa Asing (BA) yang belum diserap ke dalam bentuk bahasa Indonesia. Dikhawatirkan pada waktu mendatang, istilah dan kosa kata BI) kurang mendapat perhatian. Mengingat di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) arus produk ekonomis, informasi dan komunikasi masyarakat sekitar kawasan Asia Tenggara akan menggunakan bahasa Inggris untuk media komunikasi sehari-hari, tentu berdampak pada eksistensi BI. Tujuan khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui wujud kompetisi BI dan BA, juga kompetisi antarentitas BI. Tujuan ini dicapai melalui metode penelitian deskriptif kualitatif dengan analisis transkrip pertuturan dengan ancangan masyarakat bahasa poskolonial.Tahap kegiatannya adalah melaksanakan observasi terhadap bentuk kebahasaan yang berkompetisi yang dapat digunakan dalam kajian penelitian. Kemudian mengecek penggunaannya dalam situasi ragam formal untuk menunjukkan kegayutan data. Selain itu melaksanakan kegiatan wawancara terhadap penutur (narasumber) dalam acara seminar maupun guru dan dosen dalam memberikan materi pembelajaran yang terindikasi terdapat bentuk kebahasaan yang berkompetisi. Dari hasil analisis data ini, diharapkan bentuk istilah dan kosa kata BI yang baku dapat digunakan sebagai eksistensi bahasa indonesia sehingga bangsa indonesia bangga menggunakan bahasa indonesia.

Kata Kunci: Kompetisi bahasa, MEA, eksistensi.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 BELAJAR BAHASA

View My Stats