PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN DAYA SAING JERUK LOKAL UNTUK MEMPERKOKOH EKONOMI MASYARAKAT PEDESAAN

Muhammad Chabib Ichsan Henik Prayuginingsih

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah 1) merumuskan model peningkatan daya saing jeruk lokal sebagai upaya untuk memperkokoh ekonomi masyarakat pedesaan; 2) evaluasi penerapan keterandalan dan penyempurnaan model tersebut pada skala yang lebih luas di Jawa Timur. Lokasi penelitian dilakukan di Kabupaten Banyuwangi, Tulung Agung dan Magetan dengan jumlah sampel sebanyak 280 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini selain menggunakan metode Participatory Rural Appraisal, Focus Group Discussion, Rapid Rural Apprasial dan Indept Interview dan Survey. Teknik analisis data menggunakan analisis keunggulan komparatif dan kompetitif dengan perhitungan nilai DRCR (Domestic Resources Cost Ratio) dan PCR (Private Cost Ratio). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa daya saing kompetitif dan komparatif jeruk lokal hasil keprok Siem adalah tinggi yang ditunjukkan dengan nilai PCR 0,4261 dan nilai DRCR 0,4397. Jeruk non keprok Siem juga mempunyai daya saing kompetitif tinggi dengan nilai PCR 0,3679, namun daya saing komparatif cukup tinggi dengan nilai DRCR 0,5135. Meskipun daya saing kompetitif dan komparatif tinggi, namun keuntungan rata-rata per hektar jeruk non keprok Siem hanya sebesar Rp 743.681/ha/bulan lebih kecil dari UMR Kabupaten Tulungagung dan memberikan kontribusi kepada pendapatan keluarga sebesar 33,96%. Sedangkan jeruk keprok Siem meskipun mempunyai daya saing komparatif dengan kategori cukup tinggi namun keuntungannya lebih tinggi, yaitu Rp 1.483.742/ha/tahun dan mempunyai kontribusi 48,05% terhadap pendapatan keluarga. Terdapat enam sarana produksi yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing jeruk lokal, yaitu sumberdaya manusia, teknologi, modal, bahan baku, mesin dan pasar.
Kata kunci : daya saing jeruk lokal, keunggulan komparatif dan kompetitif

Full Text:

PDF

References


Agustian, A. 2007. Daya Saing dan Profil Produk Agroindustri Skala Kecil (Kajian di Propinsi Lampung). Prosiding Seminar Nasional Teknologi Inovatif Pasca Panen untuk Pengembangan Agroindustri Berbasis Pertanian. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian. Hal. 979 – 989.

BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Jawa Timur. 2011. Pendampingan Program Swasembada Jeruk di Jawa Timur. bptp-jatim@litbang. deptan.go.id dan bptpjatim@yahoo.com Web admin e-mail: k4trox@gmail.com.

Departemen Pertanian. 2012. Statistik Produksi Hortikultura. Dirjen Hortikultura. Jakarta.

Prayuginingsih H. dan M. C. Is. 2010-2011. Pengembangan Tanaman Jeruk di Dataran Tinggi Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Agritrop (Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian). Vol. 6, No.2, 2011.




DOI: http://dx.doi.org/10.32528/agr.v13i2.85

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 AGRITOP

 

Address:

Jl. Karimata No. 49 Jember-Jawa Timur-Indonesia

Phone & Fax:

(0331)336728 | 337957

Email:

agritrop-faperta@unmuhjember.ac.id

 

View My Stats