PENDUGAAN PARAMETER GENETIK TANAMAN KEDELAI PADA SISTEM PERTANAMAN TUMPANGSARI TEBU-KEDELAI (BULAI)

Pramudya Arya Yuda Iskandar Umarie Wiwit Widiarti

Abstract


Rendahnya produktivitas kedelai disebabkan oleh berbagai faktor, yang secara luas dapat dikategorikan menjadi dua faktor, yaitu genetik dan lingkungan.Kedua faktor ini sering berinteraksi dan tercermin dalam sifat-sifat agronomi yang berperan dalam menentukan tinggi rendahnya hasil.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman genotip dan fenotip, nilai heritabilitas dan nilai kemajuan genetik dari beberapa varietas kedelai pada sistem pertanaman tumpangsari. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember dari bulan Maret 2015 sampai bulan Juni 2015 dengan ketinggian ± 89 meter di atas permukaan laut. Materi tanaman berupa 10 varietas kedelai yaitu Gepak Kuning, Gema, Mahameru, Panderman, Wilis, Kaba, Sinabung, Tanggamus, Dering-1 dan Burangrang yang ditanam di lapangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan karakter agronomis jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, berat 100 biji, indeks bobot kering biji tanaman, dan indeks panen tanaman mempunyai varian genetik yang luas, dari semua karakter agronomis yang dievaluasi mempunyai nilai heritabilitas yang tinggi, serta pada karakter agronomis jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, berat 100 biji, indeks bobot kering biji tanaman, dan indeks panen tanaman mempunyai nilai duga kemajuan genetik yang luas. Seleksi dapat diterapkan pada karakter agronomis jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, berat 100 biji, indeks bobot kering biji tanaman, dan indeks panen tanaman.
Kata kunci : Parameter genetik, Kedelai, Tumpangsari

Full Text:

PDF

References


Allard, R. W. 2005. Principles of Plant Breeding. Jhon Wiley and Sons, New York.

Barmawi, Sa’diyah, M.N. dan Yantama E., 2013. Kemajuan Genetik dan Heritabilitas Karakter Agronomi (Glycine max L. Merril) Generasi F2 Persilangan Wilis dan Mlg2521. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung.

Dirjen Tanaman Pangan, 2008. Data Produksi dan Perdagangan Kedelai Indonesia. Departemen Pertanian RI. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.32528/agr.v13i2.84

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 AGRITOP

 

Address:

Jl. Karimata No. 49 Jember-Jawa Timur-Indonesia

Phone & Fax:

(0331)336728 | 337957

Email:

agritrop-faperta@unmuhjember.ac.id

 

View My Stats