ISOLASI DNA GENOM DAN IDENTIFIKASI KEKERABATAN GENETIK NANAS MENGGUNAKAN RAPD (RANDOM AMPLIFIED POLIMORFIC DNA)

Hidayah Murtiyaningsih

Abstract


Beberapa   jenis   nanas   lokal   di   Indonesia   umumnya   diberi   nama berdasarkan nama daerah atau lokasi, sehingga klon yang secara genetik sama kemungkinan dapat berbeda namanya. Dengan demikian identifikasi nanas berdasarkan marka biokimia maupun molekuler sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan  memperoleh  informasi  mengenai  teknik  isolasi  DNA  daun  nanas dengan metode CTAB dan kekerabatan genetik nanas lokal dengan metode yang lebih  valid  yaitu  dengan  RAPD  (Random  Amplified  Polimorfic  DNA).  Hasil isolasi DNA daun nanas  menggunakan metode CTAB menunjukkan kemurnian yang bagus yaitu diantara 1,8 – 1,9. Hasil analisis RAPD dan dendogram menunjukkan bahwa kisaran kekerabatan antara kedua kelompok nanas tersebut berkisar antara 0.95 - 1.00. Hal ini menunjukkan bahwa keragaman antara ketiga jenis  nanas  kode  1,  2  dan  4  sangat  rendah  meskipun  memiliki  fenotip  yang berbeda.

 

Kata Kunci: RAPD, Kekerabatan Genetik, Nanas, Ananas sp.

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Brown, T.A. 2002. Genomes 2nd Ed.

BIOS Scientific Publishers Ltd: New York.

Cheng YJ, Guo WW, Yi HL, Pang

XM & Deng X. 2003. An efficient protocol for genomic DNA extraction from citrus species. Plant Molecular Biology Reporter 21: 177a-177g.

Hardiyanto NF, Devy, dan Martasari C. 2008. Identifikasi Kekerabatan Genetik Klon-klon Bawang Putih Indonesia Menggunakan Isozim dan

RAPD. J. Hort. 18(4): 385-394.

Kumar NS and Gurusubramanian G.

Random amplified

polymorphic DNA (RAPD) markers and its applications. Sci Vis.11 (3): 116-124.

Olivier M, Meehl MA, Lust G. 1999.

Random Amplified Polymorphic

DNA Sequences as Markers for Canine Genetic Studies. The journal of heredity.90(1).

Sambrook, J., and T. Maniatis. 1989.

Molecular Cloning (A laboratory manual) Vol. 2. Spring Harbor LaboratoryPress.

p.

Sijapati J, Rana N, Rana P and Shrestha S. 2008. Optimization of RAPD-PCR Conditions for the Study of Genetic Diversity in Nepalese Isolates of Bacillus thuringiensisBerliner. Nepal Journal of Science and Technology. 9: 91-97.

Syafaruddin dan Santoso TJ. 2011.

Optimasi Teknik Isolasi dan Purifikasi DNA yang Efisien dan Efektif pada Kemiri Sunan (Reutalis Trisperma). Jurnal Littri. 17(1): 11–17.




DOI: http://dx.doi.org/10.32528/agr.v15i1.795

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 AGRITROP

 

Address:

Jl. Karimata No. 49 Jember-Jawa Timur-Indonesia

Phone & Fax:

(0331)336728 | 337957

Email:

agritrop-faperta@unmuhjember.ac.id

 

View My Stats