RESPONS PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG TANAH TERHADAP APLIKASI PUPUK SP-36 DAN PUPUK CAIR HAYATI [GROWTH AND PRODUCTION RESPONSE OF PEANUT ON SP-36 AND BIOLOGICAL LIQUID FERTILIZER APPLICATION]

Muhammad Hazmi, Rudi Hartoyo

Abstract


Aplikasi pupuk fosfat dan pupuk cair hayati dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respons pertumbuhan dan produksi kacang tanah varietas Bison terhadap aplikasi berbagai dosis pupuk SP-36 dan pupuk cair hayati Feng Shou serta interaksinya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dua faktor dan setiap kombinasi perlakuan diulang tiga kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk SP-36, yaitu 0, 50, 75 dan 100 kg/ha. Faktor kedua adalah dosis pupuk hayati cair, yaitu 0, 0,5, 1 dan 1,5 l/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons tinggi tanaman terbesar diperoleh pada aplikasi pupuk SP-36 dosis 100 kg/ha. Respons jumlah polong, jumlah biji, berat basah polong, berat basah brangkasan dan berat 100 biji tertinggi diperoleh pada aplikasi pupuk SP-36 dosis 75 kg/ha. Respons petumbuhan dan produksi kacang tanah terhadap aplikasi pupuk cair hayati Feng Shou terbaik diperoleh pada dosis 1 l/ha.

 

Kata Kunci: kacang tanah, pupuk SP-36 dan pupuk cair hayati Feng Shou


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Balitkabi, 2012. 300 Teknologi Inovatif Litbang Pertanian 2012. Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian

Barker A.V. and D.J. Pilbeam, 2007. Hand Book Of

Plan Nutrition. New York: CRC.

BPS, 2014. Produksi, Luas Panen Dan Produktivitas Padi Dan Palawija Di Indonesia. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

BPS, 2014. Produksi Padi dan Palawija. Berita Resmi Statistik No. 45/07/35/Th XII,1 Juli 2014. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (Angka Tetap 2013 dan Angka Ramalan I

.

BSN, 2005. Pupuk SP-36. SNI 02-3769-2005. Badan

Standardisasi Nasional.

Saraswati, R., 2013. Teknologi Pupuk Hayati untuk Efisiensi Pemupukan dan Keberlanjutan Sistem Produksi Pertanian. I G. Putu Wigena, Neneng L. Nurida, Diah Setyorini, Husnain, Edi Husen dan Erna Suryani (Peny.). Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pemupukan dan Pemulihan Lahan Terdegradasi: 727-738. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian.

Suliasih dan Rahmat, 2008. Aktivitas Fosfatase dan Pelarutan Kalsium Fosfat oleh beberapa Bakteri Pelarut Fosfat. Jurnal Biodiversitas 8:

-25, Bogor.

Suriadikarta D.A. dan R.D.M. Simanungkalit, 2006.

Pendahuluan dalam Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. R.D.M. Simanungkalit, Didi Ardi Suriadikarta, Rasti Saraswati, Diah Setyorini, dan Wiwik Hartatik (Ed.). Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.