EFEKTIVITAS PUPUK HAYATI CAIR DAN PEMANGKASAN DAUN TERHADAP PRODUKSI OKRA (Abelmoschus esculentus L. Moench)

Bejo Suroso, Insan Wijaya, Vita Rahmawati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan interaksi perlakuan konsentrasi pupuk hayati cair dengan umur pemangkasan daun terhadap produksi okra (Abelmoschus esculentus L. Moench). Dilaksanakan di Karangrejo, Sumbersari, Jember pada tanggal 22 Nopember 2017 sampai dengan 12 Maret 2018, disusun menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor yaitu konsentrasi pupuk hayati cair dengan umur pemangkasan daun. Hasil penelitian menunjukkan (a) jumlah buah per sampel terbanyak sebesar 63 buah pada interaksi tanpa pupuk hayati cair dan tanpa pemangkasan daun dapat meningkatkan produksi 3 % dan terhadap jumlah buah per petak terbanyak sebesar 677 buah pada interaksi pupuk hayati cair konsentrasi 80 ml/l air dengan pemangkasan daun umur 73 hst dapat meningkatkan hasil produksi 21%, dan (b) berat buah per petak terbanyak sebesar 4093,67 gram (konversi 16,37 ton/ha) pada interaksi pupuk hayati cair konsentrasi 80 ml/l air dengan pemangkasan daun umur 73 hst dapat meningkatkan produksi 51%.

Keywords


Okra, konsentrasi pupuk hayati, pemangkasan daun.

Full Text:

PDF

References


Darmawan dan J. Baharsyah. 1983. Dasar-dasar Fisiologi Tanaman. Suryandara Utama, Semarang. 89 hlm.

Dwijosepoetro, D. 1996. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Gramedia, Jakarta.

Gardner, P.F,B.R. Pearce, dan L.R.Mitchell, 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Manuhuttu, A. P., H. Rehatta, dan J. J. G. Kailola. 2014. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Hayati Bioboost terhadap Peningkatan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa. L.). Agrologia. 3 (1): 18-27.

Palimbungan N., R. Labatar, dan F. Hamzah F. 2006. Pengaruh ekstrak daun lamtoro sebagai pupuk organik cair terhadap petumbuhan dan produksi tanaman sawi. J. Agrisistem Vol 2 (2): 96 – 101.

Parman, S. 2007. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kentang (Solanum tuberosum L.). Buletin Anatomi dan Fisiologi 15(2): 21-31.

Suwarno, V. S. 2013. Respon pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) melalui perlakuan pupuk NPK pelangi. Jurnal Karya Ilmiah Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo. 1(1): 1-12.

Urgel, E.M., A Salido, dan J. Ramos, 2000. Genetic Analysis Of Function Involved In Adhesion Of Pseudomonas Putida To Seed. Journal Of Bacteriology, 182.P.2363-2369.

Widyastuti, N. dan D. Tjokrokusumo. 2007. Peranan beberapa zat pengatur tumbuh (zpt) tanaman pada kultur in vitro. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia, Jakarta. 3 (5):55-63.

William, D., A. Teale, I. Paponov and K. Palme. 2006 Auxin in action: signalling, transport and the control of plant growth and development Nature Reviews. Molecular Cell Biology. Nature Publishing Group. 7: 847-859

Winarso, S. 2005. Kesuburan Tanah Dasar Kesehatan dan Kualitas Tanah. Gava Media, Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.32528/agritrop.v16i2.1808

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science)

 

Address:

Jl. Karimata No. 49 Jember-Jawa Timur-Indonesia

Phone & Fax:

(0331)336728 | 337957

Email:

agritrop-faperta@unmuhjember.ac.id

 

View My Stats