RESPON KONSENTRASI NUTRISI HIDROPONIK TERHADAP TIGA JENIS TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)

Bagus Tripama, Muhammad Rizal Yahya

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi nutrisi yang tepat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten  Jember. Waktu penelitian 5 bulan dari Januari sampai Mei 2018 dengan ketinggian tempat + 89 meter di atas permukaan laut. Rancangan yang digunakan Split Plot (Petak Berbagi) terdapat dua faktor. Faktor petak utama adalah Konsentrasi Nutrisi AB mix terdiri dari 3 taraf:  K1 : 1050 ppm, K2 : 1150 ppm, K3 : 1250 ppm. Faktor kedua sebagai anak petak adalah jenis Jenis Sawi (Brassica juncea L) ( V ) terdiri dari 3 jenis: J1 : Sawi Pagoda (Brassica narinosa),  J2 : Sawi Hijau (Brassica rapa subsp. Chinensis), J3 : Sawi Pakcoy (Brassica rapa L). Hasil penelitian ini adalah perlakuan konsentrasi nutrisi berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman pada semua umur tanaman, serta berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah daun umur 21 dan 28 hari setelah tanam (hst), berpengaruh nyata pada parameter jumlah dauh 35 hst. Perlakuan jenis sawi berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman semua umur, jumlah daun 14 sampai 42 hst dan bobot tanaman. Adapun interaksi antara konsentrasi nutrisi dan jenis sawi berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman pada semua umur, jumlah daun 14 dan 42 hst, panjang akar dan bobot tanaman, sedangkan parameter lainnya berpengaruh nyata pada parameter daun umur 21 hst dan berpengaruh sangat nyata pada parameter jumlah daun umur 28 dan 35 hst.

Keywords


Hidroponik, Konsentrasi nutrisi, Jenis sawi

Full Text:

PDF

References


A. Toshiki, editor. Cina: InTech. Wasiaturrohmah. 2008. Respon Plasma Nutfah Kedelai (Glycine max (L.) Merill) terhadap Keracunan Fe. Universitas Negeri Malang, Malang. Skripsi.

Alviani,Puput. Bertanam hidroponik untuk pemula. Jakarta: Bibit Publisher, 2016.

Buntoro, B.H. dkk. 2014. Pengaruh Takaran Pupuk Kandang dan Intensitas Cahaya Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Temu Putih (Curcuma zedoaria L.). Vegetalika Vol.3(4).

Bussell W. T., Mckennie S. 2004. Rockwool in horticulture, and its importance and sustainable use in New Zealand // New Zealand. Journal of Crop and Horticultural Science. 32 (1): 29-37.

Cahyono, B. 2003. Teknik dan Strategi Budi Daya Sawi Hijau. Yayasan Pustaka Nusantara, Yogyakarta.

Darmawan J dan J. S. Baharsjah, 2010. Dasar-dasar Fisiologi Tanaman. SITC. Jakarta.

Gardner, F.P., R. B. Pearce dan R.G. Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Terjemahan Susilo, H. Jakarta: UI Press.

Givnish, J. T. 1988. Adaptation to Sun and Shade a Whole-Plant Perspective. Aust. J. Plant Physol. (15): 63-92.

Handayani, T., A. Fibriyanti, dan I. Pratiwi. 2007. Kajian Peningkatan Kandungan Zat Besi (Fe), Seng (Zn), dan Beta Karoten pada Tanaman Singkong (Manihot esculenta Crantz sin.) melalui Teknologi Biofortifikasi. Karya Tulis Ilmiah. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Harjoko. 2009. Studi Macam Media dan Debit Aliran Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Secara Hidroponik NFT. Agrosains 11. (2): 58-62.

Haryanto, Eko. 2003. Sawi dan Selada. Jakarta : Penebar Swadaya.

Haryanto, T. Suhartini dan E. Rahayu. 2002. Tanaman Sawi dan Selada. Depok: Penebar Swadaya.

Istarofah, Zuchrotus Salamah. 2017. Pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.)dengan pemberian kompos berbahan dasar daun paitan (Thitonia diversifolia). Jurnal Bio-site. 3(1): 39-46.

Karsono, S. 2013. Exploring Classroom Hydroponics. Parung Farm. Bogor. 36 hlm.

Kemas, Ali H. 2009. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Rajawali Pers, Jakarta. Harjadi. 1991. Pengantar Agronomi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Lakitan, B. 2007. Dasar-dasar Fisiologi tumbuhan. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Lee, C. W., I. S. So., S. W. Jeong., dan M. R. Huh. 2010. Application of Subirrigation Using Capillary Wick System to Pot Production. Journal of Agriculture & Life Science 44. (3): 7-14.

Lingga, P. 2005. Hidroponik Bercocok Tanam Tanpa Tanah. Penebar Swadaya. Jakarta. Hal 80.

Lingga, P. 2011. Hidroponik Bercocok Tanam Tanpa Tanah. Cetakan XXXII. Penerbit Penebar Swadaya. Jakarta.

Margiyanto, E. 2007. Hortikultura. Bantul : Cahaya Tani. Marhaba, D. B. 1998. Hydroponic Systems. Horticultural Engineering. 13 (4): 1-10.

Mashego, C. D. 2001. The Production of Vegetable Crops Under Protection For Small-Scale Farming Situations. Departement of Plant Production and Soil Science. University of Pretoria.

Mas’ud, Hidayati. 2009. Sistem Hidroponik dengan Nutrisi dan Media Tanam Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada. Program Studi Budidaya Pertanian. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako. Palu.

Maulana, Yoga Nugraha. 2010. Kajian Penggunaan Pupuk Organik dan Jenis Pupuk N terhadap kadar N tanah, serapan N dan Hasil Tanaman sawi 64 (Brassica juncea l.) Pada Tanah Litosol Gemolong. Skripsi : Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Negeri Sebelas Maret.

Moerhasrianto, P. 2011. Respon Pertumbuhan Tiga Macam Sayuran pada Berbagai Konsentrasi Nutrisi Hidroponik. Jember: Fakultas Pertanian, Universitas Jember.

Munns, R. 2002. Comparative Physiology of Salt and Water Stress. Journal of Plant cell and environment. 2(5): 29-250.

Nugraha, Rizqi Utami. 2015. Sumber Sebagai Hara Pengganti AB mix pada Budidaya Sayuran Daun Secara Hidroponik. J. Hort Indonesia 6 (1): 11- 19. April 2015.

Nugraha, R. U. 2014. Sumber Hara Sebagai Pengganti AB mix pada Budidaya Sayuran Daun Secara Hidroponik. Departemen Agronomi dan Holtikultura: Institut Pertanian Bogor.

Parks, S., C. Murray. 2011. Leafy Asean Vegetables and Their Nutrion in Hydroponics. State of New South Wales. Australian.

Polii, M. G. M. 2009. Respon Produksi Tanaman Kangkung terhadap Variasi Waktu Pemberian Pupuk Kotoran Ayam. Soil Environment. (7) 1: 18-22.

Priandoko, A. D., S. Parwanayoni., dan I. K. Sundra. 2000. Kandungan Logam Berat (Pb dan Cd) pada sawi hijau (Brassica rapa l. Subsp. Perviridis Bailey) dan Wortel (Paucus Carrota L. Var. Sativa Hoffim) yang beredar di Koda Denpasar. Jurnal Simbiosis. 1 (1): 9-20.

Rahayu, Estu. 2003. Bertanam Sayuran Sawi. Jakarta :Penebar Swadaya.

Rosliani, R., N. Sumarni., 2005. Budidaya Tanaman Sayuran Dengan Sistem Hidroponik. Bandung: Balai Penelitian Tanaman Sayuran.

Rubatzky, Vincent. E., dan M. Yamaguchi. 1998a. Sayuran Dunia 1, Prinsip, Produksi dan Gizi, Edisi Kedua. ITB Ganesha. Bandung.

Rukmana, R. 1994. Bertanam Petsai dan Sawi. Yogyakarta : Kanisius.

Saribun, S. D. 2008. Pengaruh Pupuk Majemuk Npk Pada Berbagai Dosis Terhadap PH, P-Potensial Dan P-Tersedia Serta Hasil Caysin (Brassica Juncea) Pada Fluventic Eutrudepts Jatinangor. Skripsi Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian. UNPAD.

Siswadi. 2008. Berbagai Formulasi Kebutuhan Nutrisi Pada Sistem Hidroponik. Jurnal Inovasi Pertanian. 7 (1): 103-110.

Suhardjono, H., dan Y. Koentjoro. 2008. Kajian Hasil Pembuatan Nutrisi Hidroponik Secara Bioteknik Dari Bahan Sampah Organik. Jurnal Pertanian Mapeta. 11 (1): 57-64.

Suleman, D. Cindra, Nelson, Pomalingo, Nurmi. 2013. Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) dengan Pemberian Dosis Pupuk Organik Kotoran Ayam. 1-10.

Suryawati, S., A. Djunaedy., dan A. Triendari.2007. Respon Tanaman Sambiloto (Andrographis Paniculatha, Ness) Akibat Naungan dan Selang Penyiraman Air. Embryo. 4 (2): 146-156.

Susila, D. A., dan Y. Koerniawati.2004. Pengaruh Volume dan Jenis Media Tanam pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa) dalam Teknologi Hidroponik Sistem Terapung. Bul. Agron.. 32 (3): 16-21.

Sutiyoso, Y. 2003. Meramu Pupuk Hidroponik. Penebar Swadaya. Jakarta. Hal 122.

Swasti, E. 2007.Fisiologi dan Pewarisan Sifat Efisiensi Fosfor pada Padi Gogo dalam Keadaan Tercekam Al. Tesis Program Pasca Sarjana. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Tellez, T. dan F.C.G. Merino. 2012. Nutrient Solutions For Hydroponic Systems.

Untung, O. 2000. Hidroponik Sayuran Sistem NFT (Nutrient Film Technique). Penerbit Penebar Swadaya. Jakarta.

Widiastoety, D., dan F. A. Bahar. 1995. Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Pertumbuhan Anggrek Dendrobium. J. Hort. 5 (4): 72-75.

Wijaya, Kelik. 2010. Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Pupuk Organik Cair Hasil Perombakan Anaerob Limbah Makanan Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea l.). Skripsi: Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Sebelas Maret.

Zulfitri. 2005. Analisis Jenis Dan Polybag Terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Cabai (Capsicum Annum L.) Sistem Hidroponik. Bulletin Penelitian (8):1-10.




DOI: http://dx.doi.org/10.32528/agritrop.v16i2.1807

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science)

 

Address:

Jl. Karimata No. 49 Jember-Jawa Timur-Indonesia

Phone & Fax:

(0331)336728 | 337957

Email:

agritrop-faperta@unmuhjember.ac.id

 

View My Stats